Diskanla Indramayu Salurkan Bantuan Kelompok Unit Pengolohan Ikan

Megga-Jarrakposjabar.com

Indramayu — Pemerintah daerah kabupaten Indramayu melalui DISKANLA (Dinas Perikanan dan Kelautan) ingin menggali serta memberikan perhatian yang serius kepada para nelayan tradisional, petani tambak dan juga para pengolah atau pengolahan usaha perikanan yang ada di daerah agar dapat tumbuh berkembang dan mampu bersaing dengan pengusaha lainnya. Sebagai mana kita tahu bahwa potensi perikanan di kabupaten Indramayu hasilnya bisa menguasai 60% dari total kebutuhan perikanan di Jawa Barat selain itu pula mampu memberikan kontribusi pada kebutuhan ikan di tingkat nasional secara keseluruhan.

Berkaca dari hal tersebut pemerintah daerah Kabupaten Indramayu melalui Diskanla selalu mendorong dan memberikan perhatian yang lebih besar pada usaha pengolahan perikanan yang ada baik ikan hasil tangkap ataupun budidaya agar lebih maksimal dalam pendapatannya hal ini juga berdampak pada tumbuhnya perekonomian masyarakat itu sendiri sehingga nantinya akan berpengaruh pada pendapatan asli daerah (PAD).

Menurut Kepala Diskanla melalui stafnya Sri Ernawati saat ditemui mengatakan “Untuk tahun anggaran 2022 Diskanla sedang memberikan bantuan kepada kelompok unit pengolahan ikan dengan merehab tempat pengolahan ikan di kecamatan Pasekan tepatnya desa Brondong unit pengolahan gelembung dan ikan (kelompok cikal bakal maju a.n Ahmad Asep) dan desa Pabean Ilir unit pengolahan ikan bandeng tampa duri (ketuanya Yuaemi) Nilai bantuan bangunan sendiri yaitu Rp.109 635.000 per unit dan kelompok unit pengolahan ikan hanya bertindak sebagai penerima manfaatnya saja”tegasnya.

Proses pengajuan bantuannya sendiri cukup lama dan sesuai prosedur yang ada, diharapkan nantinya segala proses produksi pengellahan ikan sendiri berada dalam satu kelompok sehingga pembinaannya pun akan lebih mudah. Mudah- mudahan kedepan kita bisa membentuk unit kelompok pengolahan ikan yang lainnya disetiap kecamatan yang mempunyai potensi perikanan untuk dikembangkan” tuturnya.

Ditempat terpisah Ahmad Asep salah seorang kelompok pengolahan usaha ikan ” bahwa kelompoknya mendapatkan bantuan gedung ini sangat bersyukur sekali, untuk prose pekerjaan gedung sendiri kami tidak tahu sama sekali jadi dengan kata lain hanya menerima gedungnya saja untuk teras depan dan samping kami bangun sendiri karena tanggung masih ada tanah yang bisa di manfaatkan” paparnya.


Banner Iklan Sariksa


Banner Iklan Sariksa   Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Mengenai hasil pengolahan sindiri selain dikirim ke Jakarta, Surabaya dan Bandung juga melakukan pengiriman keluar negeri misalnya Singapura, Hongkong bahkan ke Taiwan dan tergantung pesanan yang ada kadang kala gelembung, remang ikan atau yang lainnya. Khusus bahan baku di ambil dari TPI yang ada di Indramayu” tambahnya.

Semoga dengan adanya bantuan gedung buat kelompok unit pengelolahan ikan ini dapat merangsang tumbuhnya pengrajin pengolahan ikan yang lebih baik lagi sesuai dengan standar pengolahan ikan yang ada pada akhirnya dapat menumbuhkan sektor perekonomian masyarakat pesisir Indramayu. *(Wahyu)

Banner Iklan Sariksa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button