Pemkot Cimahi Gelar Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Ngatiyana Sampaikan Pesan Mendikbud Ristek

CIMAHI. JARRAKPOSJABAR.COM – Memperingati Hari Pendidikan Nasional Pemerintah Kota Cimahi menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kota Cimahi Tahun 2022 pada hari Jumat (13/5).

Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kota Cimahi dilakukan secara hybrid secara dalam jaringan (daring) dan tatap muka di Lapangan Apel Pemerintah Kota Cimahi dengan menerapkan protokol kesehatan.

Hadir sebagai Pembina Upacara Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn.) Ngatiyana. Dalam sambutannya Ngatiyana menyampaikan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Bapak Nadiem Anwar Makarim, pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2022.

BACA JUGA: Diresmikan Ngatiyana, 137 Atlet Siap Bertanding Di Forprov 2022, Ketua KORMI Cimahi: Lima Cabor Andalan Bisa Raih Emas

Dalam pidatonya Nadiem menyampaikan amanatnya untuk tetap semangat belajar dan berkarya di tengah pandemi. Nadiem menyebutkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh.

Kepemimpinan Indonesia dalam Presidensi G20 menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh, kuat dan berdaya saing. Di tengah pandemi yang melanda dunia, bangsa Indonesia tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan.


Banner Iklan Sariksa

Pandemi yang berlangsung lebih dari dua tahun lamanya mengakibatkan perubahan di berbagai bidang kehidupan. Dibutuhkan adaptasi untuk mampu bertahan di tengah pandemi. Di bidang pendidikan Pemerintah telah merancang Kurikulum Merdeka yang dirancang untuk mengatasi masalah pendidikan selama masa pandemi.


Banner Iklan Sariksa

BACA JUGA: Diresmikan Ngatiyana, 137 Atlet Siap Bertanding Di Forprov 2022, Ketua KORMI Cimahi: Lima Cabor Andalan Bisa Raih Emas

Berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, Kurikulum Merdeka terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran tatap muka. Kini Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Dalam pidatonya Nadiem Makarim mengingatkan bahwa meski bangsa Indonesia telah mencapai pencapaian yang luar biasa namun belum sampai di garis akhir. Beliau berpesan agar bagsa Indonesia harus terus berupaya agar terus memegang komando, memimpin pemulihan bersama, bergerak untuk merdeka belajar.

Menutup sambutannya Ngatiyana menyampaikan pesan pada para pendidik dan pengajar di Kota Cimahi agar tetap semangat untuk menyelenggarakan kegiatan pendidikan dengan sebaik-baiknya. Sementara untuk para siswa dan siswi di seluruh Kota Cimahi Ngatiyana berpesan agar tetap menjaga protokol kesehatan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

BACA JUGA: Usai Libur Lebaran Idul Fitri, Ngatiyana Sidak Semua Pegawai ASN Pemkot Cimahi, Ini Hasilnya

“Saya berpesan kepada seluruh pelajar khususnya di Kota Cimahi, sekarang kita sudah melaksanakan PTM atau Pemebelajaran tatap Muka secara 100 persen, tetapi kita sebelum ada pernyataan endemi atau pencabutan level sehingga kita masih PPKM level 2 maka kita tetap melaksanakan protokol kesehatan di sekolahan dan di lembaga-lembaga pendidikan,” pesan Ngatiyana.

Editor :Deni Supriatna

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: