Data Warga Miskin Tidak Singkron, Dinsos Kab. Cirebon Kumpulkan Seribu Orang Mitra Kerjanya

CIREBON, Jarrakposjabar.com – Terkait adanya data warga miskin yang tidak singkron dengan Pemerintah Pusat, Dinas sosial (Dinsos) Kab. Cirebon mengumpulkan seluruh Pegawainya dan mitra kerjanya, sekitar seribu orang dari tiap Kecamatan dan Desa yang ada di Kab. Cirebon di hadirkan, guna melakukan kordinasi, diantara yang di undang adalah PKH, TKSK, TAGANA, Karang Taruna, Pemilik E-Warung dan PSM. Acara diselenggarakan di Obyek Wisata Sukageuri Wiew Kuningan. Sabtu 15/1/22.

Acara tersebut di hadiri oleh Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih, Kadinsos Iis Krisnandar beserta jajarannya. Hadir pula Anggota DPR-RI Ono Surono, Anggota DPRD Prov. Jabar Bambang Mujiarto

Ono Surono, dan Bambang Mujiarto adalah merupakan anggota DPR-RI dan DPRD dari fraksi PDI Perjuangan yang terpilih melalui Pemilu di Dapil Jabar VIII.

Saat di wawancarai oleh awak media Ono Surono, yang akrab di sapa Kang Ono mengatakan, kehadirannya di acara tersebut adalah sebagai anggota DPR dalam rangka memberikan dukungan kordinasi terkait dengan penanganan kemiskinan di Kab. Cirebon,

“Bupati dan Wakil Bupati, dalam hal ini Ibu Ayu yang hadir dengan Dinas Sosial yang mengundang seluruh SDM pendamping PKH, E-Warung, TKSK, Puskesos Tagana, Karang taruna, dan seluruh komponen yang bersentuhan langsung dengan penanganan sosial rakyat kecil hadir semua pada siang hari ini.

” Ya tentunya melalui kordinasi yang baik ini di harapkan dapat lebih memaksimalkan lagi program-program yang terkait dengan sosial. Dalam acara tadi kita bicara Rakyat Miskin, Rumah tidak layak huni, bencana alam, dan yang lainnya agar penanganannya kedepan lebih baik lagi, Kata Kang Ono.


Banner Iklan Sariksa

” Ibu Risma yang harus kita yakini memiliki komitmen yang sangat tinggi terhadap persoalan penanganan kemiskinan, sehingga dengan kordinasi yang baik di harapkan Kab. Cirebon akan mendapatkan
dukungan penuh dari Pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Jokowi melalui Bu Risma selaku Mentri Sosial terkait penanganan kemiskinan, agar persoalan kemiskinan di Kab. Cirebon bisa tertangani secara maksimal dan tidak salah sasaran.


Banner Iklan Sariksa

Kang Ono mengatakan, melalui kordinasi yang baik di harapkan kemiskinan di Kab. Cirebon mengalami penurunan seiring dengan naiknya tingkat kesejahteraan masyarakatnya, ” punkas Kang Ono.

Sementara Wakil Bupati Cirebon yang di dampingi oleh Kadinsos Iis Krisnandar, mengatakan, acara tersebut adalah dalam rangka mensolidkan teman-teman di lapangan, terkait adanya data warga muskin yang tidak sama antara Pemkab dengan Pusat, mengingat kemiskinan adalah merupakan tanggung jawab dari Pemerintah Daerah dan kita bersama, ” terangnya.

Dalam hal penanganan tersebut, Kang Ono akan membantu untuk berkordinasi dengan Kemensos, namun harus di barengi dengan perbaikan data yang valid agar penyalurannya tepat sasaran,” tutur Ayu.

” Dengan kordinasi ini mudah-mudahan bisa dilakukan perbaikan data, jangan sampai salah sasaran yang seharusnya mendapatkan bantuan palah tidak, sementara yang sudah mampuh palah dapat, oleh karena itu kita semua berharap, agar bantuan dari pemerintah benar-benar tepat sasaran ” tegas Ayu.

Barometer keberhasilan Pemda dalam penanganan warga miskin terletak pada kinerja Puskesos, jika data dari Puskesos valid dan tidak salah sasaran, tentu Pemda akan berhasil dalam menangani persoalan warga miskin” tegasnya

Dalam menjawab pertanyaan wartawan soal peningkatan kesejahteraan, Ayu mengatakan bahwa, tiap Kecamatan memiliki tingkat persoalan yang berbeda-beda, sehingga untuk menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan di Kab. Cirebon, Pemda melibatkan semua dinas yang terkait dengan hal tersebut dengan turut serta melakukan intervensi.

” Untuk Pendidikan, Disdik melakukan intervensi masalah pendidikan, untuk Rutilahu ada Baznas dan Kimrum yang juga turut melakukan intervensi, dan masih ada yang lainnya ya,” tegas Ayu.

Di tempat yang sama dalam pidatonya Kadinsos Iis Krisnandar juga berpesan kepada seluruh pegawai Dinsos dan mitra kerjanya, agar bisa membantu masyarakat yang kurang beruntung.

Iis Juga mengatakan, dukungan Pemerintah pusat untuk masyarakat Kab. Cirebon melalui bansos berupa PKH, BST, BPNT, KIP, dan KIS jika di jumlah kurang lebihnya mencapai 2T (dua triliyun).

Iis berharap, dana sebesar ini tidak salah sasaran dalam penyalurannya, untuk itu kata Iis, agar Puskesos segera menyelesaikan persoalan data dan menyetorkan kepada Kordinator Kecamatan, dan Kordinator kecamatan menyampaikan kepada Oprator Dinsos.

” Karena ini adalah penentu, siapa yang layak dapat dan siapa yang tidak, jangan salah sasaran nih, “tegas Iis

Iis juga mengatakan, kelemahan masyarakat kurang mampu terletak pada data kependudukan, sehingga pihaknya menekankan kepada semua pegawai Dinsos dan mitra kerjanya untuk membantu mereka, agar warga yang kurang beruntung dapat tersentuh oleh bantuan'” pungkasnya.

 

 

Sumber: Jarrakpos Official
Pewarta: Hadi Supangat

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: