Reses Kang Ono Memberikan Solusi Positif Terhadap Penanganan Masalah Banjir Di Kab. Cirebon

CIREBON, jarrakposjabar.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, yang juga Anggota DPR-RI komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jabar VIII Ono Surono, ST mengadakan reses masa Persidangan tahun ke II Tahun 2021, di Kec. Babakan, Kec Ciledug dan Kec. Pasaleman, Selasa 28/12/21.

Dalam acara tersebut di hadiri oleh Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih (Ayu) Anggota DPRD Kab. Cirebon Aan Setiawan, Perwakilan dari Camat Ciledug dan para Kuwu yang ada di Kec. Ciledug.

Acara tersebut juga di hadiri oleh jajaran pengurus Partai di antaranya adalah Sekertaris DPC PDI Perjuangan Kab. Cirebon Sophi Zulfiah, Ketua Sekertaris dan Bendahara (KSB) PAC PDI Perjuangan sedapil Lima dan enam yang di hadiri pula oleh Ranting PDI Perjungan serta masyarakat setempat.

Ono Surono yang akrap di sapa Kang Ono mengatakan, tujuan di adakan reses adalah untuk menyerap, menampung aspirasi yang berasal dari pengaduan-pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggung jawaban moral dan politis kepada konstituen sebagai perwujudan dari perwakilan rakyat, yang hasilnya kemudian akan di jadikan dasar sebagai penyampaian aspirasi kepada pemerintah melalui kementrian terkait.

Menurut Kang Ono, pihaknya akan menindaklanjuti semua aspirasi yang di sampaikan oleh masyarakat dari hasil reses dalam hal ini yang di wakilin oleh perwakilan Kuwu yang terkait dengan persoalan yang ada di masyarakat di antaranya adalah persoalan banjir yang sering terjadi dan menghantui masyarakat yang bermukim di pinggiran aliran sungai Ciberes dan Cisanggarung di kala musim hujan datang.

“Hal ini akan saya sampaikan kepada kementrian PUPR dan Balai Besar Wilayang Sungai (BBWS) karena sungai Cisanggarung dan Ciberes adalah masih merupakan wilayah kerja PUPR dan BBWS.

Balai Besar Wilayah Sungai mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan sumber daya air di wilayah sungai yang meliputi perencanaan, pelaksanaan konstruksi, operasi dan pemeliharaan dalam rangka konservasi dan pendayagunaan sumber daya air dan pengendalian daya rusak air pada sungai, pantai, bendungan, danau, situ, embung, yang bisa bermanfaat bagi para petani.

” Penanganan banjir dampak dari meluapnya sungai Cisanggarung dan Ciberes membutuhkan kerjasama dengan Pemkab Kuningan, sebab kedua sungai tersebut hulunya berada di Kuningan,” tutur Kang Ono.

“Saya akan mempertemukan Bupati, Wakil Bupati dari Cirebon dan Kuningan karena kedua Bupati dan Wakilnya berasal dari PDI Perjuangan, pertemuan tersebut nantinya untuk mencari solusi dan hasilnya akan saya sampaikan kepada komisi V di DPR-R yang secara kebetulan adalah dari Kader PDI Perjuangan,” kata Kang Ono.

Kedatangan Kang Ono di tiga titik di wilayah timur Cirebon (WTC) yaitu Kec. Babakan, Kec. Ciledug dan Kec. Pasaleman juga dalam rangka membawa pesan dari Ketua DPR-RI Puan Maharani yang nota benenya adalah Cucu dari Presiden Pertama Ir. Soekarno yang merupakan Putri dari Megawati Soekarno Putri Ketua Umum DPP PDI Perjuangan mantan Presiden RI ke Lima.

Pesan tersebut di kemas ke dalam sebuah bingkisan bantuan berupa ratusan sembako disetiap titiknya yang bertuliskan, kebak sayap kebinekaan yang di serahkan secara simbolis bergiliran yang di awali oleh Kang Ono, Wabup Cirebon Ayu, Anggota DPRD Komisi IV Aan Setiawan dan Sekertaris DPC PDI Perjuangan Kab. Cirebon Sophi Zulfiah.

Ditempat yang sama Wabup Cirebon Wahyu Tjiptaningsih (Ayu) dalam menanggapi keinginan masyarakat yang di sampaikan kepada Kang Ono terkait dengan sulitnya penanganan tenaga kerja yang harus melalui Disnaker, Wabup Cirebon Ayu merespon akan melakukan kordinasi dengan Disnakertrans dan Forum HRD.

” Ya saya akan melakukan kordinasi dengan Disnakertrans, dan di sana juga ada forum HRD, nanti saat kita berkumpul akan saya sampaikan, mudah-mudahan akan bisa di tindak lanjuti,” kata Ayu dalam acara reses.

Acara di selenggarakan dengan mengikuti aturan Protokol kesehatan (Prokes) secara ketat, mengingat pandemi Covid-19 masih ada, hal ini juga di sampaikan oleh Ayu di hadapan para hadirin.

Bahkan Ayu mengajak agar ibu-ibu yang memiliki anak 6 sampai dengan 12 Tahun untuk segera di vaksin, agar anak-anak memiliki hard imuniti, sehingga kuat menghadapi pandemi,” pungkas Ayu

 

 

 

Sumber: Jarrakpos Official
Pewarta: Hadi Supangat

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: