Nyali KPK Jangan Tebang Pilih, Rudi S Kamri: Korupsi Formula E Bisa Mencapai Rp 560 Milliar

JAKARTA, Jarrakposjabar.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih mendalami terkait kasus dugaan korupsi Formula E DKI Jakarta.

Adapun, pendalaman kasus Formula E tersebut, adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan anggaran.

BACA JUGA: Resmi Jabat Panglima TNI, Ketum PD AHY: Selamat Untuk Jenderal Andika Perkasa

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB) Rudi S Kamri pun angkat suara terkait polemik tersebut.

Menurut Rudi, KPK harus membuktikan diri sebagai lembaga yang berani dalam memberantas korupsi.

“Sudah waktunya, KPK ini bernyali untuk mencokok pimpinan daerah di kota-kota besar. Jadi, jangan hanya berani OTT kepada kepala daerah yang kecil,” ujar Rudi, Senin 8 November 2021. Dilansir dari GenPI.co.

BACA JUGA: Jenderal Andika Perkasa Resmi Jabat Panglima TNI, Ini Harapan Ketua Fraksi Partai Demokrat

Iapun menjelaskan nilai korupsi kepala daerah yang di wilayah kecil, jumlahnya terlihat tidak sebanding dengan di kota besar.

Oleh karena itu, dia mendesak KPK agar mampu menjalankan tugas dengan baik, tanpa tebang pilih.

“Jadi, untuk membuktikan kepada publik, KPK harus tegas dalam menyikapi dugaan korupsi Formula E di Jakarta,” jelasnya.

Menurut Rudi, potensi korupsi Formula E bisa mencapai Rp 560 miliar.

BACA JUGA: MA Cabut PP 99 Tentang Remisi Napi, LSM Jarrak Jhon Kelly Sebut Kemenkumham Tak Bernyali Dan Ragu Ambil Tindakan

Dengan demikian, KPK harus benar-benar bertindak jika memang ada penyalahgunaan anggaran dalam gelaran tersebut.

“Potensi korupsinya Rp 560 miliar, bahkan bisa lebih. Jadi, ini waktunya KPK unjuk gigi agar tidak dipandang sebelah mata oleh masyarakat,” imbuhnya.

Editor: Deni Supriatna
Sumber: GenPI.co

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: