BeritaHukumKab. Bandung barat

Nasib Bupati Bandung Barat Tamat, PN Bandung Jatuhkan Vonis 5 Tahun Bui Kepada Aa Umbara

Sidang putusan kasus korupsi Bandung Barat

BANDUNG, Jarrakposjabar.comBupati Bandung Barat (Non Aktif) Aa Umbara Sutisna divonis lima tahun penjara oleh ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung, pasalnya Aa Umbara Sutisna sudah terbukti melakukan tindak pidana korupsi pengadaan barang bantuan sosial (Bansos) Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat. 

Dalam persidangan putusan yang di gelar secara virtual, Ketua  Majelis Hakim Surachmat membacakan putusan vonis kepada terdakwa Aa Umbara Sutisna yang tak lain merupakan Bupati Bandung Barat.

“Menyatakan terdakwa Aa Umbara Sutisna secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Dengan ini menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama lima tahun dan denda Rp 250 juta rupiah dan subsider enam bulan,” kata Surachmat saat membacakan vonis terdakwa Aa Umbara di Pengadilan Negri Bandung pada Kamis 4 November 2021.

BACA JUGA: Akibat Bermain Bansos, Aa Umbara  Dituntut 7 Tahun Bui Dan Harus Membayar Uang Pengganti Sebesar 2 Miliar

BACA JUGA: Menjadi Saksi Terdakwa M Totoh Gunawan, Aa Umbara Berdalih Tidak Terima Fee 6 Persen Dari Pengadaan Bansos 

Menurut Majelis Hakim, Aa Umbara telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi sesuai Pasal 12 huruf i dan Pasal 12 huruf b UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) KUH Pidana.

Selain itu, Majelis hakim juga memberikan pidana tambahan yakni berupa uang pengganti dalam kasus korupsi yang di lakukan dan yang diterimanya sebesar Rp 2,7 miliar.

Majelis hakim pun menegaskan, apabila nominal tersebut tidak dibayar selama satu bulan oleh terdakwa, maka harta benda milik terdakwa akan disita Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti.

BACA JUGA: M Totoh Gunawan Dituntut 6 Tahun Bui, Penasehat Hukum Sebut Jaksa KPK Tidak Cermat Dan Lakukan Skenario 

“Jika terdakwa tidak mempunya harta untuk mencukupi sebagai uang pengganti maka dilakukan penambahan kurungan selama satu tahun,” tegasnya.

Sementara itu, putusan yang di bacakan majelis hakim berbeda dengan dengan terdakwa Andri Wibawa dan M Totoh Gunawan.

BACA JUGA: Bermodal Meminjam Bendera Perusahaan, Aa Umbara Kantongi Keuntungan Dari Pengadaan Bansos.

Dalam putusan itu, Majelis hakim membebaskan putra Aa Umbara (Andri Wibawa) dan pengusaha M Totoh Gunawan dari dakwaan, dikarenakan keduanya tidak  tidak terbukti melakukan unsur tindakan korupsi seperti yang disangkakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Memerintahkan terdakwa dibebaskan dari tahanan segera setelah putusan ini diucapkan. Berikan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya,” kata Surachmat saat membacakan amar putusannya.

Sebelumnya, JPU KPK menilai bahwa Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna terbukti korupsi terkait pengadaan barang bantuan sosial Covid-19 di Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat.

Terbukti bersalah dalam kasus Korupsi Bansos Covid-19, karena itu, Menuntut, agar majelis hakim menjatuhkan pidana selama tujuh tahun dikurangi selama dalam tahanan dengan denda Rp 300 juta dan subsider 6 bulan kurungan,” kata JPU KPK Budi Nugraha   dalam bacaan tuntutan untuk terdakwa Aa Umbara Sutisna, di Pengadilan Negri (PN) Bandung pada, Senin 25 Oktober 2021.

BACA JUGA: BREAKING NEWS!! Vanessa Angle Dan Suami Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Maut Di Tol Jombang

Terakhir, dalam persidangan tertanggal 1 November 2021, JPU KPK juga menuntut terdakwa M Totoh Gunawan dengan tuntutan  enam tahun penjara. JPU KPK menyebutkan bahwa terdakwa M Totoh Gunawan mendapatkan pekerjaan tersebut karena Totoh merupakan teman dekat sekaligus bagian tim sukses Aa Umbara.

Editor: Deni Supriatna

Deni

Kontributor Jarrak Pos Kota Bandung

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: