BeritaKota Bandung

Ridwan Kamil Lantik Pengurus PWI Jabar, Hilman Hidayat: Kata Gubernur Kalau Jabar Diam-Diam Jagoan, Kami Justru Stress Pak

 BANDUNG, Jarrakposjabar.com Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan memberikan anggaran di tahun 2022 kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat untuk  penyelenggaraan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan 1000 orang peserta.

Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat menyampaikan dalam kesempatan ini, dirinya mengucapkan terima kasih kepada para pengurus yang lama atas pengabdian nya dimana saat ini belum sempat berkumpul untuk  mengucapkan terimakasih atas masa bakti sebelumnya.

“Saya berharap dimasa bakti saya 2021-2016 semoga kita bisa lebih semangat lagi membangun PWI ini,” ujar Hilman dalam sambutan di acara pelantikan pengurus PWI Jabar yang dilaksanakan di Gedung Sate pada, Rabu 26 Oktober 2021.

BACA JUGA: Ridwan Kamil Tawarkan Tahun Depan UKW Untuk 1000 Peserta, Ketum PWI Pusat : Luar Biasa, Terimakasih Kang Emil

Dalam sambutan hilman mengutarakan  tantangan PWI kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil , bahwa PWI punya tantangan dimana menurut hilman jawa barat merupakan pabrik konten dan orang- orangnya kreatif ditambah inprastukturnya juga ada.

“Kalau misalnya pabrik konten itu tidak diimbangi dengan produsen konten yang kompeten bisa menimbulkan kacau balau,” katanya.

Menurutnya, kompeten itu artinya professional mengabdi kepada kepentingan public dan menjaga hak privat warga Negara.

BACA JUGA: Didampingi Bupati Karawang, Kakanwil Sudjonggo Tanda Tangani Peresmian Ponpes Nurul Iman Di LP Karawang

“Jika sebagian besar produk konten di jawa barat itu tidak menghargai privat warga negara dan tidak professional, maka tidak terbayang berita bohong di jawa barat tidak akan terkendali,” tambahnya.

Selain itu, kata Hilman, PWI bersyukur karena Gubernur Jabar Ridwan Kamil, menawarkan bagaimana kalau tahun depan ada seribu wartawan yang ikut uji kompetensi wartawan (UKW).

” Saya sangat bersyukur pak karena itu merupakan program pwi,”ungkapnya.

BACA JUGA: Mural Kritik Pemerintah Dihapus, Kapolri Persilahkan Peserta Lomba Mural Kreasikan Kritikan ke Polri

Tetapi, Hilman menuturkan bahwa PWI pun punya persoalan internal dan ekternal ,adapun persoalan internal nya itu jumlah yang ingin bergabung dengan PWI itu semakin banyak, tetapi PWI mempunyai kekuatan yang kurang yakni didalam pendanaan untuk mengupgrade temen temen ikut UKW. Hal itu karena diluaran hyper inplasi jumlah media bertambah banyak setiap hari dan jumlah wartawan pun semakin banyak sedangkan menjadi wartawan itu merupakan hak asasi semua orang sebagai warga Indonesia.

“Di Indonesia yang mau jadi wartawan itu siapa saja bebas, akan tetapi untuk menjadi wartawan yang kompeten tugas asosiasi ini yang mendorong ,dan tentunya selama ini kami dibantu oleh pemprov dan pemerintah didaerah untuk menyelenggarakan UKW,” imbuhnya.

Iapun menyampaikan bahwa tidak kalah penting dirinya ingin mengucapakan kepada para atlet terutama dari KONI jabar yang sudah melambungkan nama baik Provinsi Jabar.

Bahkan Hilman mengingat Ridwan Kamil untuk Porwanas di tahun 2022 nanti untuk Jabar apakah bisa menjadi juara umum.

“Saya deg-degan pak di 2022 itu, apakah Jabar bisa juara, kan kata pak gubernur mah Jabar diam- diam tapi jagoan , nah justru  kita lagi stress pak ini. Gimana caranya supaya kedepannya Porwanas kita bisa juara,” harap Hilman.

Selanjutnya, ketua umum PWI Pusat, Atal Sembiring Depari mengapresiasi atas kemenangan Jawa Barat menjadi Juara umum di PON Papua,

” Saya merasa itu berkat doa saya, “sambutan Ketum PWI itu di awali dengan canda dan ditimpali gelak tawa semua orang yang berada dalam ruangan.

Ketum Depari menjelaskan di Jabar ini sebenarnya banyak sekali yang menjadi juara bahkan tadi dirinya mendengar index kebebasan pers pun ranking 2 , hal itu gak mudah dengan melompat begitu panjang.

“Saya tau tidak mudah mendapat itu , dan ini merupakan pelayanan public dan palayanan untuk Pers, kalau pers kita sudah bebas  di Jabar, itu artinya index kebebasan pers di Jabar ranking 2, terimakasih Kang Emil,” ujar Defari.

Ketum PWI itupun menilai terkait pernyataan ketua PWI Jabar dalam persiapan mengahdapi Porwanas

“Tadi pak Hilman mengatakan bagaimana nanti Jabar di Porwanas harus jadi juara ya,
juara pasti karena ada penasehatnya kang Emil, jadi biarkan dia berfikir untuk memberangkatkan kontingen Porwanas dan  mudah- mudahan di dengar,”

“Saya kira di dengar karena ini misi jawa barat juga,” katanya.

Lebih jauh, Defari mengungkapkan dirinya yang kagum sama ketua PWI Jabar.

“Penampilan nya humble dan sangat rendah hati tetapi sebenarnya kemampuan dia di era digital dia termasuk menjadi suhu untuk sekarang ini,” tukasnya.

Ada yang perlu diklarifikasi, kata Defari,  kepada kang Emil terkait rumor yang beredar, tetapi rumor Itu ternyata benar,

” Tahun depan katanya pak Gubernur akan memberikan kesempatan kepada wartawan untuk mengikuti UKW dengan jumlah 1000 orang, ini tidak mudah ini banyak dan sangat luar bisa ,terimakasih pak gubernur,” ungkapnya.

“Kita bisa bayangkan sekali UKW dengan jumlah 50 orang dengan sekitar 5 penguji maka berapa kali UKW harus diadakan dan itu hampir setiap bulan harus diadakan,” tandasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpesan kepada pengurus PWI Jabar agar menjadi pilar kelima dalam pembangunan masyarakat, khususnya pasca pandemi Covid-19.

“Saya menitipkan PWI harus juara. Juara dalam beradaptasi. Juara dalam membimbing masyarakat Jabar beradaptasi dalam tatanan baru, tatanan post Covid-19 artinya betapa masyarakat Jabar membutuhkan informasi-informasi yang bertanggung jawab,” kata Kang Emil.

Menurut Kang Emil, kehadiran wartawan dapat menciptakan situasi dan kondisi di Jabar tetap kondusif. Maka itu, tugas media harus bisa memberikan suatu informasi yang sesuai hati nurani masyarakat.

BACA JUGA: Jadi Ladang Bisnis, TPU Covid-19 Lebaksaat Milik Pemkot Cimahi Diperjual Belikan Oleh Oknum PNS.

Kang Emil pun berkomitmen memberi dukungan kepada wartawan dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Salah satunya, memberikan anggaran kepada 1.000 wartawan untuk mengikuti uji kompetensi keahlian.

“Saya sangat berkomitmen terhadap profesi wartawan. Salah satu yang konkret kita akan memberikan dukungan anggaran untuk 1.000 wartawan melakukan uji kompetensi, sehingga nanti hasilnya kami akan memanen sebuah ekosistem media dan wartawan-wartawan yang profesional dan bertanggung jawab,” ucapnya.

“Dan berkat dukungan media juga, berita terkit Covid-19 jauh dari berita hoaks di Jabar,” papar Emil.

Editor: Deni Supriatna

Deni

Kontributor Jarrak Pos Kota Bandung

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: