BeritaDaerah

Penanaman Pohon Cemara oleh Bupatii Indramayu di Destinasi Wisata Pantai Tiris”.

Indramayu.Jarrakposjabar.com. Sektor pariwisata di Indramayu selama masa pandemi Covid-19 ini yang terpuruk karena dampak tersebut kini diharapkan mulai tumbuh dan bergeliat lagi.

 

Oleh karena itu pemerintah Pusat dan Daerah Indramayu selalu mendorong agar para pelaku usaha khususnya di sektor Pariwisata untuk mulai bangkit dan tumbuh bersama sama dengan semua pihak.

Hal ini berarti sektor ekonomi di Indonesia pada Umumnya Indramayu pada khususnya mulai bangkit dan bergerak dari keterpurukkan.

Bertempat di destinasi wisata Paris ( Pantai Tiris) Bupati Indramayu Nina Agustina SH.MH.CRA, didampingi Kepala Dinas PUPR Asep Abdul Mukti ST, Kepala Dinas kebudayaan dan Pariwisata H.Carsim, kepala Inspektorat Ari Risdianto,Camat Pasekan A.Syafudin AS, Kapolsek Pasekan IPTU Kardiyah, Para kuwu Se kecamatan Pasekan dan Ketua PCNU H. Juhadi, Asper Perhutani Indramayu Hendri beserta staf dan kelompok pengabdi lingkungan Barata.

Dalam kunjungan tersebut Bupati Nina merasakan jalan yang harus dilalui sejauh 2 km dari pusat desa Pabean Ilir di mana jalan masih berbentuk bebatuan dan tanah yang belum di cor, sedangkan untuk mencapai destinasi Pantai Tiris mobil harus berhenti di pemukiman warga serta melanjutkan perjalanan dengan menggunakan motor melewati jalan perempangan yang hanya jalan setapak baru kemudian sampai di Pantai Tiris.

Dalam kesempatan itu Bupati Indramayu Nina Agustina meminta kepada Dinas PUPR dan Disbudpar untuk segera memperbaiki Infrastruktur yang ada, destinasi Paris ini bisa berkembang dan mempunyai dampak perekonomian pada masyarakat .

Dalam keterangannya Nina Agustina mengatakan ,” bahwa potensi Pantai Tiris harus digali dan dikembangkan baik secara ekonomi,sehingga akan meningkatkan taraf perekonomian masyarakat setempat,”paparnya.

“Saya lihat potensinya sudah bagus, tinggal pengelolaannya harus baik, tentunya infrastrukturnya sebagai akses untuk menuju Pantai Tiris juga harus baik,” tambahnya.

Menurut Juhadi,” memang sudah beberapa tahun belakangan ini akses jalan sangat lah sulit apalagi bila tiba musim hujan, maka susah untuk dilalui, jadi harus ada intervensi pemerintah Kabupaten, maupun Provinsi agar penanganannya lebih baik lagi kedepan, dan ini merupakan aset daerah yang tidak kalah pentingnya.,” tegasnya.

 

Dalam kesempatan itu pula bupati Indramayu Nina Agustina melakukan penanaman pohon cemara disaksikan oleh para undangan yang hadir dan para undanganpun berkesempatan melakukan penanaman pohon cemara sebagai bukti bentuk pelestarian lingkungan dan keperdulian pada lingkungan hidup.

Alangkah baiknya di samping membuat infrastruktur juga di buat payung hukum agar tidak tumpang tindih dalam proses pengelolaan obyek wisata tersebut serta mencegah dari perbuatan orang orang yang tidak bertanggungjawab dalam pengelolaannya karena bila di kelola secara benar akan menjadi aset pendapatan daerah baik dari sektor pajak maupun non pajak.

 

 

 

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : Wahyu Jarrak Pos Indramayu
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: