BeritaDaerah

Pengecoran Jalan Penghubung di Desa Karang Anyar- Pasekan, Diduga Tidak Sesuai Dengan RAB

Indramayu.Jarrakposjabar.com.Pemerintah Daerah Indramayu dalam tahun 2021 telah melakukan pembangunan disegala bidang khususnya yang menyangkut kepentingan masyarakat Indramayu.

Seperti yang terlihat di semua wilayah Indramayu, dengan dana APBD yang sangat terbatas karena adanya rekofusing dari setiap anggaran dinas karena penanggulangan covid -19.

 

Namun beberapa proyek tetap di kerjakan, seperti program Aspirasi anggota DPRD Indramayu, pembangunan drainase dan Irigasi, penataan Ruang kesehatan dan jalan penghubung yang statusnya jalan Kabupaten.

Namun sangatlah disayangkan dalam pelaksanaannya yang dikerjakan oleh pihak ke tiga masih banyak penyelewengan alias tidak sesuai dengan R.A.B (Rencana Anggaran Biaya) yang dibuat dalam perencanaan.

Pembangunan Peningkatan Jalan Karang Anyar-Pasekan yang berstatus jalan Kabupaten yang di kerjakan oleh CV. Tunas Adhi yang beralamat kan di Blok Doblang desa Larangan Rt.007/006 kecamatan Lohbener dengan nilai pekerjaan 389.900.000 dengan panjang kurang lebih 200 meter x 4 meter syarat dengan kecurangan baik itu saat persiapan maupun pada saat pengerjaan, antara lain:

1. Koring yang terlalu dalam

2. Ketebalan lapisan dasar sampai 15 cm

3. Kurangnya pemakaian besi tulang dengan jarak kolom 30 cm setiap 5 meter tidak dilakukan.

4. Bahan dasar pasangan batu tidak sesuai dan tidak ada pasir atau tanah diatasnya.

5. Ada penambahan 7% air pada hotmix semen yang dipakai jenis K.250

6.Adanya retakkan pada akhir pengerjaan jalan.

7. Ketebalan hotmix hanya sekitar 7 cm.

Kalau temuan diatas dibiarkan bukan tidak mungkin usia jalan hanya bertahan kurang dari 5 tahun, dan ada kerugian negara yang ditimbulkan lebih dari 180.000.000 an ini didasari banyaknya material yang tidak dipakai seperti semestinya.

Sementara itu pihak PTK dari PUPR Wimbanu yang ditemui diruang kerjanya mengatakan,”kalau ternyata ada kecurangan dalam pelaksanaan dilapangan tolong di sampaikan saja, biar saya juga enak dan harus menegur” CVyang mengerjakan agar jangan terjadi lagi,karena nanti tetap saja dinas PUPR yang di salahkan,” tegasnya.

 

Sementara itu Kuwu desa Karang Anyar kecamatan Pasekan H.Makoli mengatakan,” Pemerintah desa hanya menerima manfaat saja adapun sebagai pelaksana pekerjaan dan anggaran yang digelontorkan itu murni dari APBD Indramayu melalui dinas PUPR Indramayu dan kontraktor yang menang dalam tender tersebut, jadi sekali lagi kita yang didesa tidak tahu menahu alias penerima manfaat saja,” tuturnya .

Sudah sepantasnya Pemerintah Indramayu melalui dinas PUPR untuk menegur dan memberikan peringatan kepada kontraktor yang bermain curang dan merugikan keuangan negara agar kwalitas proyek yang dikerjakan dapat bertahan lama dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, demi menciptakan Indranayu Bermartabat.

 

 

 

Sumber : Jarrakpos Official
Editor : Kurnia
Laporan : Wahyu Jarrak Pos Indramayu.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: