BeritaDaerah

Pemerintah Desa Sindang-Indramayu membuat Destinasi”Embung Jangkar”.

Indramayu.Jarrakposjabar.com. Dalam rangka untuk menumbuhkan sektor perekonomian dan pariwisata di Kabupaten Indramayu umumnya dan Desa Sindang Pada Khususnya agar segera tumbuh dan berkembang sesuai anjuran Presiden RI Joko Widodo yang mengharapkan setiap daerah agar segera mempercepat program vaksinisasi diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan membuka kembali sektor sektor ekonomi serta pariwisata dengan penerapan protokol terbatas.

Hal ini bertujuan agar sendi kehidupan di tengah tengah masyarakat mulai tumbuh sehingga dapat menopang perekonomian Nasional secara keseluruhan.

Bertempat di desa Sindang blok Pecuk, Pemerintah desa Sindang kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu berdiri diatas tanah desa Sindang seluas 6 hektar dibangun Embung Jangkar,selain berfungsi sebagai penampung air di waktu hujan untuk mengaliri areal persawahan juga berfungsi sebagai tempat rekreasi wisata dan tempat pertunjukkan budaya Indramayu umumnya dan desa Sindang pada khususnya.

 

Menurut kepala desa Sindang Carnita alias Encang yang di temui saat acara Launcing Embung Jangkar pada hari Jum’at (15/10/21) mengatakan,” bahwa pembangunan Embung Jangkar ini seluas 6 hektar dan memakai dana APBD Provinsi Jawa Barat mencapai 1 milyar ini selain sebagai tempat penanpungan air , juga sebagai destinasi wisata yang mana di dalamnya ada pertunjukkan kesenian dan budaya yang ada di Indramayu pada umumnya dan desa Sindang pada khususnya , dirinya menyadari bahwa untuk mencapai sempurna dalam pembangunan embung jangkar ini bukan lah hal yang mudah, oleh karena itu dirinya mengundang peran serta masyarakat desa Sindang dan para investor yang bila berminat untuk melakukan pengembangan ini kita bisa bicarakan bersama bagai mana kesepakatannya. Pada acara pembukaan emvung jangkar juga ditampilkan tari topeng kelana udeng, serimpi dan Tumenggung oleh anak anak dari sanggar mimi Rasinah desa Pekandangan, dan tari Sintren oleh ibu ibu karang asem desa Sindang sendiri,hal ini bertujuan agar para generasi muda kita lebih mengenal kesenian dan budaya kita yang hampir punah oleh perkembangan zaman dan teknologi. Animo masyarakat cukup antusias berkunjung ke embung jangkar ini, kedean pengelolaannya akan dirembukan dengan BPD Sindang agar ada pemberdayaan bagi seluruh masyarakat desa Sindang,” tegasnya.

 

Menurut ketua BPD desa Sindang Karsono yang ditemui di lokasi mengarakan,”apa yang digagas oleh kuwu Sindang ini sangat di dukung dan mudah mudahan ada tindak lanjut dan dukungan baik itu dari pemerintah pusat, Provinsi, Kabupaten maupun Investor asing agar desa Sindang menjadi daerah budaya dan pariwisata ini bisa terwujud sehingga dapat mendorong perekonomian masyarakat untuk bangkit dari pandemi covid ini, masih menurut karsono masih banyak penataan yang harus dilakukan mengenai infrastruktur dan sarana pendukung semoga kedepan masyarakat juga mau terlibat dalam perwujudan desa Sindang yang berkebudayaan ini,” tuturnya.

Setiap daerah atau desa harus mampu menciptakan ekion ciri khas masing masing desa sendiri sehingga muncul ekonomi kreatif yang bisa membentuk kemandirian masyarakat desa yang tangguh dan mandiri.

 

 

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : Wahyu Jarrak Pos Indramayu
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: