BeritaKota Bandung

Sudah Habiskan 500 Milyar Proyek Masjid Raya Al-Jabbar Diteruskan Ditengah Pandemi Covid-19, Gabungan 5 LSM Kritik Kebijakan Pemprov Jabar

BANDUNG, jarrakposjabar.com Gabungan 5 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) yakni diantaranya, Manggala Garuda Putih ( MGP), LSM Baladhika Adhyaksa Nusantara ( BAN), LSM Penjara PN, LSM Solusi dan LSM Transparansi Jabar yang menamakan Koalisi Anti Korupsi ( KAK ) kritisi  pembangunan Mesjid Apung Al-Jabbar yang berlokasi di Gede Bage Bandung Jawa Barat sudah menelan anggaran sebesar Rp. 496.434.344.437.46,- dari APBD Provinsi Jabar yang dimenangkan oleh PT. Adhi Karya ( persero) Tbk.

Menurut juru bicara Koalisi Anti Korupsi Tb Koko mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atas kegiatan paket tersebut ditengah pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Ridwan Kamil Langgar UU Kadin, Yus Hermansyah: Gubernur Gagal Paham Dan Salah Kaprah

“Kami memperhatikan pemerintah Jawa Barat melaksanakan kegiatan tersebut terlalu memaksakan demi sebuah pencitraan belaka tanpa memperhatikan masyarakat kecil yang saat ini sangat membutuhkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jabar dalam menghadapi kondisi dari dampak wabah Covid-19, ” ujar Koko saat memberikan keterangan pada, Senin (11/10/21).

Kami sangat menyadari, Lanjut Koko, bahwa pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar sebagai tempat ibadah sangatlah mulia, namun tidaklah tepat dengan situasi dan kondisinya di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini.

BACA JUGA: KPK : Kab. Cirebon Daerah Yang Masuk Dalam Kasus Korupsi Jual Beli Jabatan.

“Kami Gabungan 5 Organisasi ingin meminta penjelasan kepada Ridwan Kamil terkait pembangunan Mesjid yang menghabiskan setengah triliun (500 Milyar) tersebut ditengah pandemi Covid-19,” tambahnya.

Dalam waktu dekat ini, lanjut Koko, pihaknya akan segera mengirimkan surat audensi kepada Ridwan Kamil, keterkaitan meminta penjelasan selaku pemangku kebijakan tertinggi di Jawa Barat.

BACA JUGA: Diduga Ada Upaya Penggulingan Dan Pelemahan, BPI KPNPA RI Siap Pasang Badan Bela Jaksa Agung

“Jika surat Audiensi kami tidak ditanggapi, maka kami gabungan 5 Organisasi akan melakukan aksi damai di kantor Gubernur Jabar tersebut,” tegasnya.

Diketahui, PT Hutama Karya (Persero) melalui Divisi Gedung kembali mendapatkan kepercayaan untuk melanjutkan proyek pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar yang berlokasi di daerah Gedebage Kota Bandung, adapun sebelumnya pembangunan proyek tersebut sempat tertunda sekitar 1,5 tahun akibat pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Gubernur Anis Baswedan Diperiksa KPK Dan Sebut Nama SBY

Direktur Operasi II Hutama Karya Ferry Febrianto mengatakan sesuai arahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Hutama Karya berkolaborasi dengan Adhi Karya akan melanjutkan finishing proyek Masjid Raya Al-Jabbar yang sebelumnya sudah tertunda.

“Proyek Masjid Raya Al-Jabbar akan kita dilanjutkan sesuai arahan Pemprov Jabar,” kata Ferry.

Editor: Deni Supriatna

Deni

Kontributor Jarrak Pos Kota Bandung

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: