BeritaKrimHum
Trending

Berceramah Kontroversial Di Sel Tahanan, Muhammad Kece Diamuk Para Napi

Tersangka kasus penistaan agama

JARRAKPOSJABAR.COM. JAKARTA. Menjadi tersangka karena penistaan agama  Youtuber Muhammad Kece sebelum dianiaya oleh Irjen Napoleon Bonaparte, dirinya pernah berceramah di hadapan sesama tahanan dengan isi ceramah yang membuat para tahanan marah.

Kuasa hukum Eks Panglima FPI Maman Suryadi, Sugito Atmo Pawiro menjelaskan bahwa dalam ceramahnya pada saat itu, Kece mengeluarkan pernyataan kontroversial yang membuat marah beberapa tahanan termasuk Maman Suryadi.

BACA JUGA: Youtuber Mr Kece Babak Belur, Napoleon Bonaparte: Silahkan Hina Saya, Tapi Tidak Terhadap Allahku

BACA JUGA: Dianiaya Hingga Muntah Darah, Kini Beredar Photo Habib Bahar Dan Ryan Jombang Sudah Berdamai. 

“Kece ada bilang ‘jangan percaya Muhammad dan bawa-bawa ayat’. Mendengar itu dia dipegang kerahnya oleh Maman. Maman bilang ‘jangan bawa-bawa ayat kalau enggak paham’,” ungkap Sugito yang menirukan cerita kliennya itu. Dilansir dari Akurat.co. Minggu (26/9/21).

Kemudian, kondisi seketika kacau di ruangan sel Kece, hingga ada seseorang melemparkan kotoran manusia ke arah tersangka kasus penistaan agama itu.

BACA JUGA: Deni Siregar Ucapkan Selamat, Febri: Buzzer Yang Dapat Gaji Rutin Dengan Menebar HOAX

Menurut Sugito, Maman tak berpikir panjang dengan langsung keluar dari dalam sel Kece dan kembali ke ruangan selnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian menyebut Maman Suryadi ikut terlibat dalam kasus penganiayaan tersebut.

Dalam kasus ini, Maman juga sudah dimintai keterangan oleh penyidik Bareskrim Polri sebagai saksi.

BACA JUGA: Ryan Jombang Dianiaya Habib Bahar bin Smith Di LP Gunung Sindur, Kakanwil Jabar: Kita Akan Tindak Tegas.

Diketahui sebelumnya, Muhammad Kece dianiaya di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bareskrim Polri. Pelaku adalah sesama tahanan yang diduga jendral bintang dua.

Dalam surat terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte menyampaikan surat terbuka terkait peristiwa penganiayaan Muhammad Kece.

Jendral Bintang Dua itupun membeberkan alasan nekat menganiaya tersangka kasus penistaan agama itu di Rutan Mabes Polri.

Dirinya, kata Napoleon, lahir sebagai seorang umat muslim dan besar dalam ketaatan agama Islam yang rahmatan lil alamin.

Merasa telah dilecehkan, iapun bersumpah akan melakukan tindakan terukur terhadap siapapun yang menghina agamanya.

BACA JUGA: Gubernur Anis Baswedan Diperiksa KPK Dan Sebut Nama SBY

“Siapapun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allahku, Al-Qur’an, Rasulullah SAW, dan akidah Islamku,” tulis Napoleon Bonaparte dalam surat terbuka pada, Minggu (19/9/2021).

“Karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya,” tegasnya.

Editor: Deni Supriatna

Deni

Kontributor Jarrak Pos Kota Bandung

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: