BeritaDaerah

Sebanya 4732 KKS(Kartu Keluarga Sejahtera) di Bagikan Kecamatan Sindang Indramayu

Indramayu.Jarrakposjabar.com. Pemerintah pusat melalui Kementrian Sosial menggelontorkan dana stimulus sosial dalam rangka pengurangi beban masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.

Pemerintah sekarang ini disamping menggelontorkan bantuan juga menerapkan sanksi hukum yang tegas kepada pihak pihak tertentu yang dengan sengaja serta berstruktur memanfaatkan bantuan sosial kepada masyarakat demi kepentingan, keuntungan pribadi dan kelompoknya serta mengajak masyarakat untuk berani memegang KKS sendiri.

Bertempat di aula kecamatan Sindang Kamis – Jum’at (09-17 September 2021) dibagikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk 10 desa se Kecamatan Sindang dengan jumlah Kartu yang dibagikan sebanyak 4732 KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Pembagian sendiri dimulai pukul 09.00 – 15.00 Wib dan di bagikan secara bergiliran per desa dengan warga yang datang setiap sesion 25 orang secara bergiliran.

Menurut Kasie Kesos kecamatan Sindang W Waryadi SE mengatakan,” bahwa pembagian KKS ini dilakukan secara bergiliran satu (1) hari satu desa dengan jumlah warga yang datang setiap 2(dua) jam sejumlah 25 orang dan di haruskan mematuhi protokol kesehatan yaitu dengan menggunakan masker dan tidak berkerumun,kegiatan itu sendiri melibatkan unsur aparat desa, polisi pamong praja dan anggota babinsa dan kantibmas,” tegasnya.

Sementara itu menurut TKSK (Tenaga Kordinator Sosial Kecamatan) Sindang Domir mengatakan,” Satu minggu lebih sebelum kartu dibagikan pihak BNI dan Dinsos telah membagikan berkas formulir untuk di isi oleh penerima manfaat, jadi mereka datang kesini tinggal mengambil kartunya saja sambil membawa berkas dan perlu di ketahui KKS baru bisa di aktifkan setelah semua kartu di bagikan paling lambat satu(1) minggu dan apabila ada warga masyarakat penerima manfaat (PKM) kartunya belum ada saldo (saldo Kosong) maka wajib melaporkan ke desa dan nanti di urus oleh TKSK,yang lebih penting lagi KKS jangan di pindah tangankan ke siapapun baik itu ketua kelompok PKH, Rt, RW ataupun aparat apalagi sampai tahu nomor PIN nya, itu sudah masuk ranah pidana,” jadi tolong kartunya di pegang sendiri dan di ambil sendiri BPNT ( Bantuan Pangan Non Tunai) Rasdog nya sendiri,” paparnya.

Menurut Slamet warga desa Kenanga mengatakan,” dirinya bersyukur mendapat bantuan ini apalagi dia mendengar dari desa lain akan dapat bantuan pangan (Rasdog) ini 5 bulan langsung dan bila itu benar insya allah akan di bagi pada anak dan tetangganya yang tidak dapat agar turut juga merasakan, bukan bermaksud sombong mas, karena dirinya tidak mungkin makan lauk ayam terus menerus, dari pada bau ya lebih baik di bagikan pada tetangga yang tidak dapat,” ujarnya.

Mari kita bersama sama awasi dan laporkan bila dalam pelaksanaannya ada yang tidak beres dan ada pihak pihak tertentu yang mau memanfaatkan kesulitan masyarakat Ini bisa di proses secara hukum pidana, dan masyarakat pemegang kartu pegang kartunya sendiri jangan sampai orang lain tahu no PIN dan mengambil kartu tersebut.

 

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : Wahyu Jarrak Pos Indramayu
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: