BeritaDaerah

Forkopincam Losarang dan Kabid Dinsos Indramayu Melakukan Sidak ke KPM dan E Warung di Losarang.

Indramayu.Jarrakposjabar.com. Muspika Kecamatan Losarang (Camat H.Suratno,S, Kapolsek Kompol H.Mashudi SH.MH, Danramil 1611 Kapten Inf. Supangkat) dan Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Boy Billy Prima dari Dinas Sosial Indramayu melakukan Sidak ke e Warung dan penerima KPM yang ada di Losarang Indramayu Rabu (09/09/2021).
Dalam sidak yang berlokasi di Desa Krimun blok Karang Malang Kecamatan Losarang ditemukan kecurangan yang di lakukan oleh salah satu pengurus RW Bintang ( bukan nama sebenarnya) melakukan pengumpulan KKS(Kartu Keluarga Sejahtera) yang berjumlah 23 KPM yang sudah disalurkan dan diambil 13 sisanya 10 KPM belum diambil.

Menurut Kapolsek Losarang Kompol H.Mashudi SH.MH dalam keterangannya mengatakan,”bahwa masyarakat yang memiliki kartu keluarga sejahtera (KKS) wajib untuk mengambil sendiri bantuan sosial yang pemerintah berikan melalui e warung yang terdekat, bukan diwakilkan atau dikumpulkan oleh siapapun baik itu aparat desa, RT/RW atau pun ketua kelompok PKH dan bila mana di temukan maka akan di proses secara hukum yang berlaku, hal ini bertujuan agar tertib dan tidak ada yang dirugikan. Bila mana ada temuan dilapangan kepada warga masyarakat agar jangan takut untuk melapor ke Polsek terdekat,” tegasnya.

Sementara itu Kabid Perlindungan dan Jaminanan Sosial (Dinsos Indramayu) Boy Billy Prima mengatakan,” dirinya mewakilli Dinas Sosial selalu memberikan sosialisasi baik itu kepada KPM , PKH, ketua Kelompok PKH dan e warung agar jangan pernah main main dalam program penyaluran bantuan sosial ini bila ditemukan maka Dinsos hanya melakukan pembinaan saja sementara untuk sangsi hukum biar itu ranah Polri yang mengurusnya, begitu juga dengan e warung jangan coba coba bermain curang dengan menarik kartu KKS dari KPM atau denganbl bantuan siapapun karena bilaa hal itu terjadi maka akan diberi peringatan dan bila terus berulang ijinnya akan dicabut, karena saat ini e warung sudah banyak yang Ijin e warungnya di cabut karena melakukan beberapa kali pelanggaran dan ada yang di proses sesuai hukum yang berlaku oleh pihak keppolisian,” paparnya.

Karena dilapangan masih diketemukan kejadian pengkondisian pengumpulan KKS baik itu oleh pemilik e warung, Pendamping PKH, Ketua Kelompok PKH maupun oknum pemerintahan desa, oleh karena itu perlu peraturan yang jelas dari pemerintah untuk menjerat pelaku penyelewengan tersebut agar pihak Kepolisian serta penegak hukum yang lainnya sesuai dengan hukum dan perundang undangan yang berkaku di negara ini dalam rangka pengawasan, penertiban dan pelaksanaan dilapangan agar lebih baik lagi serta menutup celah yang bisa di manfaatkan oleh pelaku demi mengeruk untung sebesar besarnya dan sebanyak banyaknya tanpa pandang bulu dengan selalu memanfaatkan situasi dan kesempatan.

 

 

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : Wahyu Jarrak Pos Indramayu
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: