BeritaCovid - 19HukumKabupaten Bandung Barat

Jadi Narasumber, Aa Umbara Kantongi Puluhan Juta Dari Kepala BPKAD Agustina Piryanti.

Sidang Kasus Suap Bansos Covid-19.

BANDUNG. JARRAKPOSJABAR.COM. Sidang lanjutanTerdakwa Bupati Bandung Barat (non aktif) Aa Umbara Sutisna terkait kasus suap pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial dan Gratifikasi kepada sejumlah pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat.

Dalam sidang lanjutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan saksi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Agustina Piryanti dipersidangan Pengadilan Negeri Tipikor, Rabu (1/9/21) Jl LLRE Martadinata. Kota Bandung.


BACA JUGA: Jadi Saksi Dalam Kasus Aa Umbara, Hengky: Saya Tidak Pernah Dilibatkan Dalam Penanganan Covid-19 Dan Bansos.

Jaksa KPK Budi Nugraha mempertanyakan terkait uang yang diberikan kepada Aa Umbara sebesar 35.000.000. Namun, Agustina mengaku bahwa uang yang diberikan sebagai honor untuk Bupati dan uang tersebut murni dari kantong pribadi miliknya.

“Uang senilai 35. 000.000 merupakan Honor pak bupati saat menjadi narasumber dikegiatan yang di selenggarakan dilingkungan BPKAD dan uang tersebut dari saya pribadi,” ujar Agustina menjawab pertanyaan Jaksa KPK.

BACA JUGA: MURAL IS DEAD! Ridwan Kamil Sebut Seniman Mural Jangan Baper.

Sementara itu, menanggapi jawaban Agustina, Jaksa KPK justru mempertanyakan mengapa uang tersebut diberikan kepada terdakwa secara bertahap, selain itu, Jaksa KPK juga menanyakan uang yang diberikan kepada terdakwa apakah ada bukti transaksinya.

” Kita membayar pak Bupati sebesar 5.000.000 perjam disetiap kegiatan acara dan tidak ada bukti transaksi karena honor pembayaran tersebut dari kantong pribadi saya ” jawab Agustina.

Menurut JPU KPK, dalam kegiatan Dinas seharusnya tidak honor pembayaran karena hal tersebut sudah merupakan kedinasan dimana Aa Umbara merupakan Kepala Daerah selaku Bupati Bandung Barat.

BACA JUGA: Eks Walikota Cimahi Ajay M Priatna Dijatuhi 2 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Ajukan Banding, Ini Alesannya.

Dibantah JPU KPK, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Agustina tidak bisa memberikan jawaban.

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi covid-19 di Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat.

BACA JUGA: Plt. Walikota Cimahi Resmikan Pembangunan Underpass Sriwijaya.

Atas perbuatan tersebut, Aa Umbara yang menjabat orang nomor satu di Wilayah Kabupaten Bandung Barat tersebut disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 56 KUHP.


Editor: Deni Supriatna.

.

Deni

Kontributor Jarrak Pos Kota Bandung

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: