BeritaDaerah

RS Arjawinangun Tolak Pasien Dengan Alesan Penuh, Team PWC-R Bersyukur Pasien Sudah Diterima Di RS Gunung Jati.

CIREBON. JARRAKPOSJABAR.COM. Salah seorang warga bernama Tris Waskito Rini Abeto (51) tahun (biasa dipanggil Rini) menceritakan bahwa suaminya yang bernama Sentot Kartasasmita 41 tahun warga Desa Suket Duwur RT 001/010 Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon menderita Penyakit yang membingungkan.

Adapun, keterangan tersebut didapat dari Rini yang di ceritakan kepada Diding selaku Bendahara PWC-R.

Selanjutnya, Diding melaporkan ke Sudarto ketua PWC-R terkait laporan tersebut, Sudarto langsung mengintruksikan anggotanya untuk menindaklanjuti serta membantu membawa Sentot ke rumah sakit. Sabtu (28/8/21).

BACA JUGA: Viral Dimedia Sosial.Tanto Diundang Kapolda Banten Sebagai Tamu Kehormatan, Ketum BPI KPNPA RI Ucapkan Terimakasih.

“Membantu sesama adalah bagian dari misi kemanusiaan, sebagai mahluk sosial tentu kita akan selalu bersentuhan dengan sesama mahluk dan merasakan penderitaan dari apa yang di derita oleh saudara sebangsa,” ujar Sudarto.

Diketahui sebelumnya, Pada tanggal (27/8/21) Team PWC-R yang dikomandoi Ketua Sudarto didampingi Diding, Tarya dan Wahid Suyatno mendatangi tempat kediaman warga yang sakit tersebut, setelah team PWC-R sampai di tempat ternyata keluarga Sentot tinggal di gubuk bekas tempat usahanya yang sudah tutup sejak awal 2021 yang berlokasi di pinggir jalan Desa Cirebon girang Kecamatan Talun.

BACA JUGA: Kapolresta Cirebon Tinjau Langsung Vaksinasi Massal Di Pondok Pesantren Gedongan.

“Kami kaget ternyata keluarga yang sakit ini tinggal di gubuk bekas tempat usahanya yang sudah sangat lama tutup,” tukasnya.

Sementara itu, Rini menyampaikan awalnya suaminya bekerja di Bengkel namun kemudian di PHK, sekitar 5 bulan lalu sudah tidaklah bekerja dan menganggur.

“Dan sejak di PHK suami saya rajin membantu saya di warung, tapi suami saya sering melamun terus menerus sampai akhirnya kejang-kejang dan sudah 2 bulan ini tidak bisa apa-apa, hanya makan dan tidur komunikasinya juga tidak nyambung bahkan tidak kenal istri dan anak anaknya,”tutur Rini

Selain itu, Dengan data identitas seadanya team PWC-R sepakat membawa Sentot ke RSUD Arjawinangun, namun sesampainya di RSUD Arjawinangun pasien ditolak perawat rumah sakit dengan alasan penuh.

Kerena ditolak di Rumah Sakit Arjawinangun, team PWC-R kembali membawa Sentot ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati dan mendapaat respon cepat dari pihak Rumah Sakit tersebut.

BACA JUGA: Bupati Jember Terima Dana Pemakaman Covid-19, Ini Pernyataan KPK.

“Alhamdulilah Sentot diterima di RSUD Gunung Jati dengan anjuran sesuai prosedur menjalani tes sweb” tuturnya.

Dari hasil Diagnosa dokter menyampaikan pasien menderita penyumbatan pembuluh darah di otak.


Pewarta : Hadi Supangat
Editor :Deni Supriatna.

Deni

Kontributor Jarrak Pos Kota Bandung

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: