BeritaDaerah

DP3A Indramayu Mengadakan “Sosialisasi Sekolah Ramah Anak” Secara Virtual.

Indramayu Jarrakposjabar.com. Seiring dengan telah dibukanya Pembelajaran tatap muka terbatas yang dimulai awal pekan lalu dimana para siswa mulai berdatangan kesekolah untuk melakukan kegiatan tersebut,dan sudah sewajarnya sekolah sebagai tempat edukasi atau mencari ilmu harus bisa menjadi “Sekolah yang Ramah Anak” baik itu secara personal maupun secara keseluruhan.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) kabupaten Indramayu mengadakan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak Secara Virtual yang di ikuti oleh SekolahTingkat SMP dan MTs se Kabupaten Indramayu yang berjumlah 31 sekolah.
Dalam kegiatan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak tersebut hadir pula narasumber yang berkompeten di bidangnya yaitu : Plt. Kepala DP3A Hj.Sri Wulaningsih SE.AK, Kasie Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Dr.H Pendi Susanto, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (DLH) Suhartati S.Si. MSi, Kabid Perlindungan Anak (DP3A) H.Robihin, dan dipandu oleh Rangga,Iqbal,Moh Rizki Syawaludin,Izma dan Qonita (Fakabi) Forum Anak Kabupaten Indramayu.

Dalam sambutannya Plt. kepala DP3A Sri Wulaningsih (Bunda Wulan) mengatakan,” bahwa anak Indramayu harus dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan perkembangan anak harus di ciptakan oleh lingkungan yang baik dan nyaman mulai dari lingkungan tempat tinggal, lingkungan pergaulan dan lingkungan sekolah( pendidikan) baik itu pendidikan umum maupun pendidikan keagamaan. Anak juga harus mendapatkan hak hak nya secara utuh,walaupun hak tersebut haruslah seimbang dengan kewajibannya sebagai seorang anak. Pada kesempatan ini Bunda hanya ingin mengangkat serta mensosialisasikan Sekolah Ramah Anak (RSA) yang di canangkan bukan di kabupaten Indramayu saja tapi sudah dicanangkan secara Nasional, karena sekolah itu adalah tempat untuk menuntut ilmu bagi para penerus bangsa yang di mana harus di ciptakan rasa aman, nyaman dan bahagia sesuai dengan moto” Anak senang, Guru Tenang dan Orang Tua Bahagia dan kegiatan ini akan terus di galakkan di Kabupaten Indramayu,” tegasnya”Satuan pendidikan yang aman, bersih, dan sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup, mampu menjamin, memenuhi , menghargai hak hak anak dan

Menurut Narasumber Dr.H. Pendi Susanto (Kasie Kurikulum Disdik) mengatakan,” Sekolah Ramah Anak (SRA) mempunyai pengertianSatuan pendidikan yang aman, bersih, dan sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup, mampu menjamin, memenuhi , menghargai hak hak anak dan perlindungan anak dari kekerasan, deskriminasi, dan perlakuan yang salah lainnya.

Sementara menurut Kabid Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Indramayu H.Robihin mengatakan,” bahwa sosialisasi ini adalah untuk mengedukasi sekolah ramah anak ke semua lembaga pendidikan yang ada baik itu Disdik maupun lkemenag karena sekarang ini yang mengikuti sosialisasi secara virtual ada beberapa sekolah MTs yang notabeni berada di naungan Kemenag, harapanya adalah: Supaya sebagai mana konsep sekolah ramah anak agar semua anak dan orang tua itu senang sesuai dengan moto” anak senang, guru tenang dan orang tua bahagia dengan rincian apabila lingkungan sekolah sudah ramah anak maka anak belajar juga senang(senang belajar, tidak ada bully, tidak ada kekerasan) kalau anaknya senang maka gurunya tenang ini berarti anak sudah tenang dalam belajar dan akhirnya orang tua tidak was was tentang anaknya dalam arti orang tua akan bahagia. Bila situasi sudah berjalan normal bukan tidak mungkin para siswa yang ikut dalam program ini akan dikumpulkan menjadi satu agar saling mengenal dan bersosialisasi dengan bahasa mereka sendiri,” paparnya .

Dari sosialisasi ini dapat disimpulkan,” bahwa para siswa sudah jenuh dengan pandemi covid-19 seperti sekarang ini, dan mereka menginginkan menielang di bukanya pembelajaran tatap muka secara terbatas sekolah juga dapat menjadi Sekolah yang ramah anak di mana didalamnya ada nilai nilai budi pekerti yang luhur yang dapat diterapkan dalam setiap kegiatan belajar, bukan hanya dalam bentuk program serta angan angan belaka sebagai satu plant projeck Sekolah Ramah anak tetapi lebih diterapkan dalam kehidupan yang nyata,!!!.

 

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : Wahyu Jarrak Pos Indramayu
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: