BeritaCovid - 19HukumKabupaten Bandung Barat
Trending

Jadi Saksi Dalam Kasus Aa Umbara, Hengky: Saya Tidak Pernah Dilibatkan Dalam Penanganan Covid-19 Dan Bansos.

Sidang Korupsi Bansos Kabupaten Bandung Barat.

BANDUNG. JARRAKPOSJABAR.COM. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus korupsi yang menjerat Aa Umbara Sutisna Bupati Bandung Barat non aktif.

Dalam persidangan Hengky mengaku tidak pernah dilibatkan dalam Satgas Penanganan Covid-19 di pemerintahan KBB.

“Bukan tidak dilibatkan sama sekali tetapi untuk hal hal tertentu pernah seperti mewakili beliau seperti rapat paripurna, dan terkait pembahasan APBD itu mau dikemanakan dan programnya seperti apa tidak pernah dimintai pendapat sama sekali bahkan termasuk pembahasan BTT untuk Bansos dan rotasi mutasipun tidak pernah dilibatkan,”ujar Hengky. saat memberikan keterangan kepada awak media sesuai sidang di Pengadilan Negri Tipikor. Jl. LLRE Martadinata Kota Bandung, Rabu (25/8/21).

BACA JUGA: Dituntut 7 Tahun Penjara Oleh JPU KPK, Majelis Hakim Jatuhkan Vonis 2 Tahun Kepada Ajay M Priatna. 

Menurutnya, Terkait satgas di KBB pun dirinya tidak pernah dilibatkan bahkan tidak pernah ada rapat dengan Pansus dari DPR.

“Pembahasan tentang Covid-19 dan dengan Satgas tokoh di KBB juga tidak pernah membahas tentang Covid-19 dan Bansos,”paparnya.

Disinggung terkait perkenalan dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Hengky menuturkan dirinya baru tahu ternyata dugaan- dugaan itu mengarah kepadanya.

BACA JUGA: Plt.Wali Kota Cimahi Lepas Kafilah STQH Kota Cimahi Tahun 2021.

” Saya sampaikan bahwa sampai hari inipun sampai proses penyelidikan sampai penyidikan tidak ada komunikasi baik dengan petinggi KPK maupun penyidik KPK itu tidak ada dan saya meyakini bahwa KPK sangat professional,”tegasnya.

Selain itu, kata Hengky, Dirinya mengenal misalnya kang Dedi yang sekarang menjadi Wakil Walikota tetapi konteknya berbeda karena satu partai, kemudian dirinya diskusi pada saat awal menjabat sudah ramai di KBB adanya jual beli jabatan yang dilakukan oleh oknum sehingga melakukan diskusi sebagai teman satu partai.

“Kang bantuin dong kang ini di KBB rame banget terkait isu jual beli jabatan,” tukasnya.

BACA JUGA: Wakil Bupati Cirebon Hj. Ayu Turut Mendampingi Kapolda Jabar, Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi Masal.

Sementara itu, Hengky mengaku karena bagaimapun dirinya satu paket dengan Aa Umbara.

“Kalau ada hal yang jelek kan pasti saya juga kena dampaknya dan itupun mungkin beliau (Aa Umbara) juga lupa saya pernah meminta izin bahwa saya lapor ke KPK,” tuturnya.

Oh iya sok de.,” ucap Hengky menirukan jawaban dari Aa Umbara.

Terkahir, Hengky menegaskan hal itu semata- mata untuk kebaikan semunya dan untuk KBB juga biar bersih.

Dalam persidangan Aa Umbara juga menyebutkan terkait alokasi 10 Milyar yang diberikan kepada Hengky Kurniawan.

Dengan tegas Hengky membantah hal tersebut, jadi pada awal tahun 2019 memang pihaknya diberikan kursi.

BACA JUGA: Merasa Dizolimi Penyidik Kejaksaan Negeri Bandung, Tatan Sudjana Ajukan Perlindungan Hukum Ke Menko Polhukam.

“Ade punya program apa? tanya Aa Umbara, “Hengky menirukan pertanyaan dan jawaban dari Aa Umbara.

Adapun pada saat itu Hengky menjawab lebih ke program anak muda yaitu workshop dan pelatihan tentang ekonomi kreatif kemudian kalau tidak salah beliau akan memberikan 5 milyar bukan 10 Milyar, ternyata dari partai koalisi akan- memperjuangkan bahwa dirinya akan mendapatkan 10 milyar tetapi faktanya pada saat ketuk palu ternyata program-program yang di usulkan semuanya berubah dan tidak ada namanya workshop dan lainya.

BACA JUGA: Korupsi Bansos Covid-19, Jaksa KPK Sebut Bupati Bandung Barat Dan Keluarganya Cari Keuntungan

“Saya sampai kaget dan akhirnya program saya hilang ditengah jalan dan saya tidak tahu siapa yang menghapus program- program yang saya rancang seperti workshop terkait ekonomi kreatif itu tidak ada di tahun 2019 dirubah menjadi program apapun saya juga tidak tahu tetapi saya tidak mau menayakan lagi kalau memang program saya tidak ada yasudahlah kita bisa mengadakan workshop juga bisa dengan peran swasta atau CSR atau sponsor sekarang saya hanya ingin focus menjalankan tugas sebagai Plt di pemerintahan KBB, “tandasnya.


Editor: Deni Supriatna

 

Deni

Kontributor Jarrak Pos Kota Bandung

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: