BeritaDaerah

Dandim 0616/Indramayu Tinjau Pelaksanaan Vaksinisasi Pelajar di SMPN 1 Sindang.

Indramayu.Jarrakposjabar.com .Menjelang di adakan pembelajaran tatap muka terbatas yang akan di mulai minggu depan di Kabupaten Indramayu. Kodim 0616/Indramayu bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan SMP N 1 Sindang kembali menyelenggarakan vaksinisasi kepada 600 siswa yang belum tervaksin pada hari senin kemarin.

Acara vaksinisasi sendiri diadakan di gedung serba guna (bangsal) SMP N 1 Sindang, Sabtu (14/08/21). Hadir pada kegiatan tersebut Dandim 0615/Indramayu Letkol.Inf Teguh Wibowo, Kabid SMP Dinas Pendidikan Indramayu H.Supardo MPd, Kasie Kurikulum Dr. Supendi, Kepala SMP N 1 Indramayu H.Nurismo SPd. MPd, Kepala Puskesmas Babadan H. Karnoto, Kepala Puskesmas Pasekan Hj. Warcitem, dan Danramil 1602 Sindang. Kapten Inf. Sudiyanto dan melibatkan 30 orang tenaga kesehatan dari kedua Puskesmas.

Dalam keterangannya Dandim 0616/Indramayu Letkol.Inf Teguh Wibowo mengatakan”harapannya seluruh pelajar di Indramayu sudah tervaksin sehingga Hard Humaniti bisa meningkat,kegiatan vaksinisasi sendiri hari ini dilaksanakan di 3 koramil yang terdiri dari 8 titik di Sindang ada 2 titik, SMP N 1 Balongan3 titik, Jatibarang 4 titik dan Anjatan 2 titik dengan total sasaran 5220 orang dan khusus hari ini hanya buat pelajar saja ,Tadi malam dapat dukungan 800 vial digunakan untuk 8000 orang secara simultan dari pemerintah dan Mabes TNI secara bertahap dengan jenis vaksin Sinopaxs,” tegasnya.

Kabid SMP Dinas Pendidikan H.Supardo MPh mengatakan,” Hari ini pun sedang dilakukan vaksinisasi di SMP N 1 Indramayu, Dinaa Pendidikan selalu berkordinasi dan bekerja sama dengan dinas Kesehatan, Polres , Kodim 0616/Indramayu dan Kejaksaan Negeri Indramayu dalam memberikan vaksinisasi ini , merupakan kegiatan yang luar biasa sehingga nantinya pelajar yang telah divaksin bisa mencapai 50% keatas sehingga pembelajaran tatap muka terbatas bisa dimulai lagi, faktanya dengan Indramayu turun dari level 4 ke level 3 saja, dinas pendidikan Indramayu sudah mengeluarkan surat edaran pembelajaran tatap muka terbatas yang akan dimulai pada hari Senin(16/08/21) dengan jumlah siswa yang hadir sebanyak 50% dari jumlah siswa per kelas dan lamanya pembelajaran hanya 3 jam pelajaran mengenai siswa yang belum di vaksin nanti diberikan edukasi pemahaman kepada orang tua siswanya, tentang pentingnya vsksinisasi di masa pandemi ini,” paparnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP N 1 Sindang H. Nurismo SPd.MPd mengatakan,” dirinya sangat bersyukur atas kepercayaan yang di berikan oleh Kodim 0616/Indramayu dalam kegiatan vaksinisasi ini. Dengan siswa sudah divaksin dan edaran tatap muka telah diterima, ini berarti SMPN 1 Sinndang siap untuk menyelenggaran tatap muka terbatas ini. Mengenai siswa yang kemariin diberitakan terpapar lanjut Kepala Sekolah karena vaksin itu tidak benar!, Karena pada kenyataannya siswa tersebut sebelum di vaksin sudah menderita” demam berdarah” dan pada waktu pengecekan kesehatan tensi darah dan suhu badan normal kemudian karena lolos kesehatan kemudian diberikan vaksin, tapi sampai dirumah siswa tersebut jatuh sakit dan oleh pihak orang tua di bawa ke RSUD Indramayu dan ditangani oleh tim dokter secara teliti dan oleh dr.Tati dijelaskan anak ini bukan sakit karena di vaksin!,tetapi ada penyakit Demam berdarah yang tidak diketahui oleh siswa itu sendiri,” tegas Nurismo.

Kegiatan vaksinisasi ini perlu kita dukung bersama, ini bukan hanya tugas pemerintah semata tapi hal ini kewajiban dan tugas kita bersama agar seluruh warga negara Indonesia terhindar dari covid-19 dan pandemi ini cepat berlalu.

 

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : Wahyu Jarrak Pos Indramayu
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: