BeritaDaerah

Viral, Mahmudin Jalan Kaki Dari Wonosobo Ke Istana Negara Sejauh 470KM, Hanya Ingin Menyambut HUT-RI

Jarrakposjabar.com. Seorang Pria bernama Mahmudin 53 tahun nekad jalan kaki dari Dusun Gandoran Desa Mlandi Kecamatan Garung Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah menuju Istana Negara. Tujuan jalan kaki ke Istana Negara hanya ingin menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesi (HUT RI) ke 76.

Menurut pengakuannya, Pihaknya nekad melakukan jalan kaki menuju Istana Negara sudah ke empat kalinya, dan kali ini sudah lima hari empat malam melakukan perjalanan baru sampai di jembatan Kanci Kabupaten Cirebon, Selasa 10/08/2021.

Semangatnya mengalahkan panasnya terik matahari, debu jalanan lapar dan dahaga yang dirasakan.

Saat di wawancarai oleh jarrakposjabar.com, baginya berjalan menelusuri jalan aspal yang begitu menyengat panasnya adalah belum seberapa jika dibandingkan dengan semangatnya para pahlawan yang telah menumpahkan darahnya.

Lucunya Mahmudin menancapkan Bendera Merah Putih di bagian belakang punggung yang posisinya lebih tinggi dari kepala agar bendera tersebut tetap berkibar yang di ikat dangan palang bambu di punggung yang menyatu dengan spanduk.

Spanduk tersebut menyelimuti tubuh depan belakang bergambar Bung Karno dan bertuliskan 76th Indonesia Tangguh
Indonesia Tumbuh.
Jalan kaki yang ke empat dari Wonosobo ke Jakarta sampai Istana Negara, hanya ingin menyambut HUT RI Kemerdekaan Indonesia.

Ikuti Protokol kesehatan, jaga 5 M.
Indonesia Rumahku
Gemah Ripah Loh Jinawi
NKRI harga mati.
Wonosobo, YESSS, demikian bunyi yang tertulis di spanduk yang menyelimuti tubuhnya.

Mahmudin merupakan kepala keluarga dengan satu orang Istri bernama Mistri, dan dari keduanya di karuniai 5 orang anak yang salah satunya sudah berumah tangga dan yang ke empatnya masih bersekolah.

Menurut keterangannya saat di wawancarai oleh jarrakposjabar.com, yang mendasari dirinya nekad jalan kaki adalah ingin menyambut HUT RI ke 76th , di sebabkan karena kecintaannya kepada NKRI sekaligus rasa syukurnya kepada Tuhan yang telah menganugrahkan karunia terbesarnya kepada Bangsa Indonesia berupa kemerdekaan.

Berkat kegigihan para pejuang yang telah mengorbankan jiwa raganya yang kemudian membuat Tuhan memberikan Ridhonya dalam bentuk kemerdekaan kepada kita semua,” kata Mahmudi.

Lebih lanjut Mahmudi mengatakan,” apa yang saya lakukan adalah sebagai wujud rasa syukur saya, sekaligus sebagai bentuk terimakasih saya kepada Bung Karno yang telah mampu mempersatukan seluruh rakyat Indonesia, sehingga mampu mengusir penjajah, dan atas kegigihannya melahirkan pejuang-pejuang tangguh dalam memerdekakan Indonesaia,” terang Mahmudi.

” Saya jalan kaki dari Wonosobo menuju Istana Negara hanya ingin menyambut HUT RI, sebagai wujud rasa syukur saya kepada Tuhan dan terimakasih kepada Para Pahlawan Bangsa.

“Saya menempuh Perjalanan menuju istana Negara sudah ke empat kalinya, dan biasanya sampai ke Jakarta sembilan hari sembilan malam.

“Perjalanan saya sejak tanggal 6 Agustus 2021 sampai hari ini sudah berjalan 5 hari 4 malam baru sampai di Kabupaten Cirebon,,”demikian kata Mahmudin.

Mahmudin mengatakan, ” saat ini NKRI sudah merdeka, berkat para Pahlawan yang rela menumpahkan darahnya, saatnya kita tinggal mengisi kemerdekaan sesuai dengan kemampuan kita,”pungkasnya.

Jalan yang ia tempuh kurang lebih 470,1 km hanya bermodal semangat dan uanga untuk sekedar jajan dan minum,,katanya.

 

 

Sumber : jarrakpos official
Pewarta : Hadi Supangat
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: