BeritaDaerah

Gerak Cepat Perbaiki Jalan Protokol dan Gorong – Gorong Yang Rusak”!!!.

Indramayu.Jarrakposjabar.com.Pemerintah daerah Indramayu berupaya untuk melakukan pembenahan dalam bidang infrastruktur, sarana umum, pendidikan, kesehatan, perekonomian, sosial dan budaya namun semua itu bukan semudah kita membalikkan telapak tangan.

Semua itu butuh proses, baik dari kajian kebutuhan, study kelayakan dan sumber daya yang ada.

Azas manfaat serta sekala pripritas kebutuhan menjadi dasar masukkan utama untuk melaksanakan proyek kegiatan. Apalagi kita masih berada di masa pandemi covid -19 ini.

Dimana penanganan dampak sosial yang terjadi ditengah masyarakat menjadi prioritas yang utama dan harus segera di lakukan, hal ini bertujuan agar kehidupan masyarakat tetap dapat bertahan dan perekonomian perlahan lahan pulih.

Sesuai dengan telah disetujuinya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020/2021 oleh DPRD Indramayu yang diajukan Pemda Indramayu melalui Bupati.

Maka pelaksanaan pembangunanpun mulai dilakukan. Hal mendasar adalah pembangunan infrastruktur prasana jalan, jembatan saluran irigasi dan kesehatan menjadi prioritas utama kini tidak ada lagi proyek mercusuar serta pencitraan belaka yang bukan kebutuhan masyarakat Indramayu.

Dinas PUPR yang merupakan dinas yang mempunyai kewenangan langsung terhadap membangunan dan perawatan infrastruktur yang ada di Indramayu. Bila dilihat penelusuran di lapangan ada berapa ruas jalan protokol yang ada di Indramayu telah mengalami perbaikan walaupun tidak semuanya seperti sepanjang Jl. Pahlawan, Jl.Tanjung Pura, Jl.. Olah raga (depan Sport Center), Jl. Paserean R.Wiralodra Sindang, Jl. Yos Sudarso, Jalan Samping Pasar Indramayu.

‌ Menurut Kasie Jalan Elly yang ditemui diruang kerjanya (PUPR Indramayu) mengaatakan,” benar saat ini pihak PUPR Indramayu sedang melakukan perbaikan jalan protokol dan gorong gorong tapi semua dikerjakan sesuai dengan skala prioritas serta anggaran dana yang tersedia. Khusus untuk perbaikan untuk gorong gorong disatukan dengan jembatan dan semua dikumpulkan dari beberapa tempat dan menjadi satu biar mudah dalam penyusunan anggarannya,” paparnya.



‌ Sementara itu menurut salah seorang pengawas pekerjaan dari cv Whirata Jasa Irawan mengatakan Cv Whirata Jasa yang Pemiliknya bernama Rubi, mendapat 5 (lima) tempat pekerjaan mulai dari Haurkolot kecamatan Haurgeliis, Jl Kerukunan, Jl. Wiralodra ( blok Sekober), kelurahan Margadadi , sistim yang dipakai adalah Juksung dengan panjang gorong gorong rata rata 6 meter dan lebar 1,5 meter lama dan nantinya memakai box Culvert serta lama pekerjaan 60 hari kerja, ketika ditanya anggaran rata rata per satu gorong gorong dan jembatan kurang lebih Rp.50.000.000,” ujarnya.

‌ Lain halnya gorong gorong di Jl.Kopral Dali yang dikerjakan Cv.Imara yang beralamat di jalan Terusan menurut pemilik Renata saat dihubungi melalui telfon mengatakan,” bahwa gorong gorong yang dikerjakan (Jl.Kopral Dali) dengan panjang 5 meter dan lebar 1,5 meter akan memakai Box Culver yang di pasang sebanyak 5 buah baru kemudian tepinya di cor untuk pondasi kemudian atap/permukaannya di cor baru kemudian di hotmix sehingga ada lebih permukaan dari jalan sebesar 15 cm, gorong gorong ini usulan dari H.Sofyan mantan pegawai PUPR Indramayu ,” tegasnya.

‌ Mari kita tinggalkan cara cara lama dalam menangani proyek pekerjaan karena hal itu akan berdampak pada mutu pekerjaan dan usia pekerjaan itu sendiri, boleh kita mengambil untung tetapi yang wajar wajar saja karena memperoleh paket pekerjaan itu bukan perkara yang mudah butuh keyakinan dan kepercayaan dari dinas atau intansi terkait dalam memberikannya.
‌Semoga proyek proyek yang dikerjakan dapat dirasakan oleh semua masyarakat Indramayu dan bukan proyek prestisius serta mercu suar dan pencitraan belaka!!

 

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : ‌Wahyu Jarrak Pos Indramayu
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: