BeritaDaerah

Mendagri Tito Karnavian Mengadakan Rapat Koordinasi Dengan SKPD Se Indramayu.

Indramayu Jarrakposjabar.com. Mendagri Tito Karnavian mengunjungi Kabupaten Indramayu Rabu (28/07/21) dan mekakukan rapat kordinasi sekaligus memberikan arahan kepada para kepala SKPD yang hadir pada Pertemuan di aula Ki Tinggil pendopo Indramayu.

Turu hadir dalam pertemuan itu Bupati Indramayu Nina Agustina SH MH RCA, Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim, Sekda Indramayu Rinto Waluyo, Ketua DPRD Indramayu H.Syafudin SH, Wakil Kapolres Kompol Galih, Kasdim Mayor.Inf Ruhiyat, Kajari Indramayu Denny Achmad SH MH, Kepala Pengadilan Negeri Indramayu Indrawan SH.MH.

Dalam keterangan pers nya Mendagri Tito Karnivian mengatakan,”Bahwa semua komponen yang ada di Indramayu ini harus bersatu padu dalam mengurangi dampak dari pandemi covid-19 ini terutama dalam pelaksanaan PPKM darurat yang dimulai 3 juli sampai 20 juli yang lalu kemudian diteruskan dengan PPKM level 4 karena terjadi tren Positif serta Kabupaten Indramayu menjadi model bagi daerah yang lain dalam penanganan pandemi ini. Disamping itu pula Kabupaten Indramayu berhasil masuk kota/ Kabupaten katagori Level 3 dalam penerapan PPKM se Jawa dan Bali ini, hal ini terlihat dari kesedian tempat tidur (BOR) juga hanya 50% lebih sedikit. Ini artinya ada kesedian tempat tidur bagi pasien covid-19 di rumah sakit, meskipun begitu ada upaya pemerintah daerah Indramayu untuk penambahan tempat tidur, kemudian upaya yang dilakukan ini harus tuntas dari hulu hingga hilir.

Terkait dengan gerbek vaksin , kata Tito keterlibat masyarakat yang di vaksin masih rendah angkanya berkisar 11,19% dari target sebesar 3 juta yaitu sekitar 215.000 orang,” paparnya.
Untuk penyaluran bantuan sosial dari pemeriintah pusat melalui berbagai Skema seperti: melalui Kemensos, APBD, Belanja Tidak Terduga (BTT), serta aksi solidaritas ASN Indramayu, Forkopinda Indramayu.

Ada beberapa Indikator yang perlu dipegang oleh pemerintah daerah. Mulai positif rate harus di bawah 50%, BOR dibawah 50%,meskipun Indramayu masih diangka 58%, angka kesembuhan kurang dari 80% hal ini yang disebut sudah ada progres,”katanya.

Disamping itu penggunaan dana anggaran desa dalam PPKM ini harus perlu kita awasi bersama jangan sampai penggunaan dana desa atau dana lainnya yang berkaitan dengan PPKM tidak tepat sasaran dan rawan penyelewengan,” tegasnya.

Ditempat yang sama bupati Indramayu Nina Agustina ,”mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak khususnya masyarakat Indramayu yang selalu patuh dalam penerapan Prokes dan pelaksanaan PPKM darurat serta PPKM 4 ini, karena ini berarti kita semua sudah ikut serta dalam pemutusan mata rantai Covid-19 ini dan juga angka kematian akibat Covid-19 juga menurun, namun kita tidak bisa lengah begitu saja karena pandemi covid-19 ini belum usai,” tambahnya.

Bila semua unsur elemen masyarakat dan pemerintah daerah Indramayu mau bersatu padu dalam menghadapi pandemi ini bukan tidak mungkin Indramayu bisa lebih baik serta angka kesempatan hidup juga akan terus meningkat jadi” mari kita bersama sama lawan covid-19 ini dan tetap semangat dan bergotong royong, keselamatan dan kesehatan kita ada di pundak masing masing warga masyarakat!!!.

 

 

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : Wahyu Jarrak Pos Indramayu
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: