BeritaDaerah

“Rumah Kreatif Babar Layar-Desa Terusan Sindang Penggerak Ekonomi Masyarakat”.

Indramayu Jarrakposjabar.com. Dimasa pandemi covid -19 ini yang semakin meraja rela yang berdampak pada runtuhnya sendi kehidupan bangsa, terutama sektor ekonomi sebagai penggerak roda kehidupan nasional juga mengalami kelumpuhan dimana daya beli masyarakat menurun yang berpengaruh pada pendapat nasional brito juga mengalami penurun dan kalau di biarkan akan mendorong meningkatnya laju inflasi diatas 2( dua) gidit, mau tidak mau pemerintah berupaya agar hal itu tidak terjadi maka mau tidak mau sektor ekonomi harus dapat bangkit tumbuh dan berkembang.

Ditengah pelaksanaan PPKM 4 ini semestinya pemerintah sudah menyusun blue print agar ekonomi masyarakat ini bisa tumbuh dan memiliki daya saing yang cukup kuat untuk menyukong angka pertumbuhan perekonomi bangsa di era globallisasi ini.
Hanya usaha kecil dan koperasi lah yang telah teruji dari masa ke masa.

Indramayu yang memiliki daerah yang cukup luas dan jumlah penduduk yang sangat padat tidak terlepas dari permasalahan tersebut seperti dimasa Pandemi dan PPKM sekarang ini.
Namun hal itu bukanlah kendala yang berarti bila semua bahu membahu dalam menghadapi semua ini, karena hal ini bukan urusan pemerintah daerah Indramayu semata di bawah bupati Nina Agustina SH.MH.RCA tetapi itu merupakan urusan dan tugas kita semua sebagai komponen bangsa agar perekonomian bisa tumbuh dan berkembang seperti dulu.

” Rumah Kreatif Babad Layar ” yang terletak di desa Terusan kecamatan Sindang menjawab tantangan itu semua.
Dipimpin oleh seorang pemuda yang memiliki rasa keperdulian untuk menggerakkan perekonomian masyarakat yang dilandasi kebersamaan untuk meraih kesuksesan hidup “Rosuli ” berhasil menyatukan semua kompenen yang ada di Indramayu umumnya dan desa Terusan pada khususnya untuk berinovasi menciptakan prodak yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta dapat dirasakan manfaatnya oleh semua pihak.

Adapun Produk yang dihasilkan adalah:
1 Miniatur Rumah Pohon
2. Miniatur Perahu Pinisi
3. Pot Bunga
4. Miniatur Beca Indramayu
5. Batik tulis Indramayu
6. Lele Siap Goreng
7. Minuman Blu Tea
8. Tempat Sampah
9. Eco Brik
10.Kaos Oblong khas Indramayu
11. Baso Ikan.

Menurut ketua Rumah Kreatif Babad Layar”, Rosuli saat di minta keterangan mengatakan”,Rumah Kreatif Babar Layar sebagai wadah untuk berbagi pengalaman, komunikasi, menuangkan ide, gagasan praktek dan produk kreatif untuk mewujudkan masyarakat, pemuda agar lebih berkreatif dan berkarakter. Sekarang yang di fikirkan bagaimana caranya produk yang dihasilkan dari Rumah Kreatif Babar Layar ini dapat diterima di Pasaran Indramayu syukur syukur bisa dijual diseluruh wilayah Indonesia yang berdampak pada tumbuhnya ekonomi masyarakat pengrajin secara keseluruhan, yang bermuara pada meningkatnya taraf kesejahteraan masyarakat yang terkumpul dalam rumah kreatif ini”,ujarnya.

Sementara itu menurut aminah salah seorang ibu ibu yang ikut dalam Rumah Kreatif Babar Layar sebagai membuat batik tulis khas Indramayu mengatakan ,” dirinya sangat senang berada di Rumah Kreatif ini, disamping dapat bertukar pengalaman, ide/ gagasan juga dapat mengajarkan cara membuat batik tulis khas Indramayu ini kepada generasi muda agar lebih mengenal dan melestarikan warisan budaya khas Indramayu dan tentunya dapat memasarkan produk batik tulis khas Indramayu lebih mudah,” paparnya.

Memang perlu keberanian, Inovasi serta gagasan yang fonemenal dalam membuat prodak tradisional agar lebih bisa bersaing dengan produk modern dan yang lebih penting lagi butuh ide ide gila yang di luar naral untuk memajukan perekonomian yang berujung meningkatnya taraf kesejahteraan masyarakat di masa masa pandemi seperti sekarang ini, karena pada hakekatnya menaikkan taraf ekonomi masyarakat dan mensejahterakan kehidupan masyarakat sendiri bukan hanya tugas dan kewajiban pemerintah pusat, daerah Indramayu semata tetapi perlu dukungan dan inovasi fenomenal dan gila dari seluruh elemen masyarakat Indramayu itu sendiri.

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : Wahyu Jarrak Pos Indramayu
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: