BeritaDaerah

Muspika Indramayu “Bagikan Sembako pada Masyarakat yang Berdampak PPKM”.

Indramayu Jarrakposjabar.com.Masyarakat kecil dan kaum dhuafa yang paling terasa oleh dampak yang ditimbulkan oleh penerapan PPKM darurat dan PPKM 4 ini, jelaslah mereka sangat beralasan karena mereka banyak yang bekerja di sektor perdagangan dan non formal yang artinya setiap hari mengais rezeqi untuk memenuhi kehidupan keluarganya

Melihat dampak tersebut pemerintah pusat melalui president meminta agar segera diberikan bantuan sosial sebagai pengurangan dampak tersebut serta mengurangi beban hidup masyarakat kecil dan kaum Dhuafa.

Muspika Indramayu ( camat Asep Kusdianti, Kapolsek Indramayu AKP.Suhendi SH, Danramil Indramayu Kapten.Inf Disman) Pjs. Kuwu Tambak Upi S.I.P memberikan paket sembako kepada warga masyarakat didesa Tambak secara simbolis masing masing atas nama Bapak Ramidi, ibu Casminah dan ibu Sunasih yang beralamat di Rt/Rw. 01/01 desa Tambak.

Dalam keterangannya Camat Indramayu Asep Kusdianti mengatakan,” bantuan paket sembako ini sebagai bentuk keperdulian Pemerintah daerah Indramayu, Polri dan TNI kepada masyarakat yang terdampak PPKM dan juga diharapkan agar masyarakat tetap melaksanakan prokes dalam rangka menurunkan mata rantai penyebaran covid-19 di wilayah kecamatan Indramayu ini,” tuturnya.

Sementara itu Kapolsek Indramayu AKP Suhendi SH mengatakan,” Polri dan TNI selalu memantau dampak sosial atau gejolak masyarakat yang ada di wilayah kecamatan Indramayu ini dan semoga dengan pemberian paket sembako ini dapat mengurangi beban hidup masyarakat yang terdampak PPKM serta semoga pemberian bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat kecamatan Indramayu,” tegasnya.

Sementara itu Ramidi salah seorang penerima bantuan mengatakan,” terima kasih yang sedalam dalamnya atas perhatian yang diberikan Muspika Indramayu kepada dirinya dan masyarakat desa Tambak lainnya yang hidupnya serba kekurangan dan lanjut usia ini,” katanya sambil berkaca kaca.

Keperdulian untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu selayaknya dilakukan bukan oleh pemerintah semata tetapi masyarakat sekitar yang hidup berkecukupan minimal mempunyai rasa empati atau nilai kemanusian terhadap sesamanya bukan berdiam diri atau tidak perduli pada sesama, toh kita pulang menghadap sang kholik(meninggal) tidak membawa harta benda yang selama ini kita banggakan!!!!.

 

 

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : Wahyu Jarrak Pos Indramayu
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: