Jawa Barat

Perkuat Fungsi Masjid,  DMI Jabar Sinergis dengan STIE Ganesha Jakarta  

Bandung, Jarrakposjabar.com – Pimpinan Wilayah Dewan Masjid  Indonesia ( PW DMI) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan LPPM STIE Ganesha Jakarta dalam rangka sinergitas memperkuat fungsi masjid dengan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ke VI secara daring (Jum’at, 16/07/2021). Kegiatan ini diikuti 300 orang peserta  baik dari Pengurus  DMI Kabupaten dan kota se-Jawa Barat dan para mahasiswa serta alumni  STIE GANESHA  Jakarta.  KH. Ahmad Sidik. S.Hi, mengatakan behwa kegiatan ini  sangat bermanfaat untuk memberikan semangat kepada pengurus dan para pejuang kemakmuran masjid.

“  Pengabdian masyarakat oleh kampus STIE Ganesha Jakarta besar manfaatnya untuk mengobarkan semangat kebangkitan Masjid sebagai pelopor penggerak ekonomi Masyarakat, terutama masyarakat yang dipelosok daerah yang kadang tidak tersentuh oleh program-program penguatan ekonomi. “ Tutur Ketua PW DMI Jawa Barat.

Ketua PW DMI Provinsi Jawa Barat، KH. Ahmad Sidik, SHI

Hal ini diamini oleh Ketua STIE GANESHA Jakarta, Prof. Dr. Muhammad Said, MA.  Dalam sambutannya, Ketua STIE Ganesha nenjelaskan bahwa  civitas STIE GANESHA Jakarta siap mendampingi PW DMI Jawa Barat dalam peningkatan mutu SDM Masjid sebagai wujud kebangkitkan ekonomi umat khususnya dimasa Pandemi Covid-19.

” Kami persiapkan tenaga ahli Ekonomi dan Manajemen STIE Ganesha untuk terjun bersama DMI membangun perekonomian masyarakat masjid dan sekitarnya. Silahkan Pak Kyai di DMI tinggal menghubungi kami ” Ucap Ketua STIE Ganesha Jakarta, Prof. Dr. Muhammad Said, MA.

Dalam pengabdian masyarakat ke VI, enam dosen pemateri dari STIE Ganesha antara lain Dr. Joned C Saksana SE. MM, Dr. Ir. Rahman Upe. MM, Dr. Muhamad Ridwan. ST. MM, Dr. Muhammad Ramdhan. MM dan A. Firmansyah. S.Kom. MM. Pakar Manajemen dan Ekonomi STIE Ganesha tersebut menyampaikan materi tentang fungsi dan pemberdayaan masjid.

Ketua LPPM STIE Ganesha, Dr. Adhy Firdaus. MM menyimpulkan bahwa fungsi masjid sebagai pusat kegiatan umat harus dikembalikan dan dikembangkan untuk berbagai kegiatan yang dapat memperkuat umat atau ibadah Ghairu Mahdhah, yaitu ibadah interaksi sosial masyarakat. Selain itu, masjid dapat dipakai sebagai tempat meningkatkan mutu SDM jamaah, tempat pendidikan, pencerahan masalah politik, kegiatan ekonomi aktif, dan kegiatan sosial.

“ Di masjid, tidak hanya berbicara tentang zakat, sholat, puasa, haji, atau yang lainnya, namun dapat membahas kemajuan ekonomi umat. Khususnya penanggulangan ekonomi dampak dari pandemi COVID-19. Kami dari Akademisi ingin andil bersama sama ” Ucap Dr. Ady dalam keterangan tertulis

Sementara Wakil Ketua V PW DMI JABAR bidang Ekonomi, Ina Marlina, S.Sos., M.M. berharap agar pengabdian masyarakat ini  harus di tindaklanjuti ke arah nyata, perlu kerjasama intens antar kedua lembaga. Mengingat masyarakat kecil sangat memerlukan bantuan dari Akademisi terutama dalam peningkatan kapasitas mutu SDM.

Kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung selama  4 jam diimulai pukul 13.00 hngga pukul 17.00 WIB. PW DMI Provinsi Jawa Barat dan STIE Ganesha berkeyakinan bahwa masjid menjadi pelopor kebangkitan ekonomi umat saat ini dan masa mendatang. Dan menghimbau kepada jamaah masjid untuk selalu menjalankan protokol kesehatan, Stay Safe and Healthy. (AS)

Editor  : LIe

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: