BeritaCovid - 19Kab bandung

Rayakan Hari Raya Idul Adha 1442H Dimasa Pandemi Covid-19, Warga Kampung Cicaringin Rembugan 1 Ekor Sapi Berukuran Besar.

Editor: Deni Supriatna.

KAB. BANDUNG. JARRAKPOSJABAR.COM. Warga kampung cicaringin RT 002/011 rembugan 1 ekor sapi untuk melaksanakan kurban di hari raya idul adha 1442H. Pelaksanaan kurban dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai himbauan pemerintah di masa pandemi covid-19. Selasa (20/7/21)Kabupaten Bandung.

Aam Hermawan yang merupakan tokoh agama mengatakan kurban 1 ekor sapi yang dilaksanakan tahun ini merupakan hasil rembugan keluarga besar H. Tatang dan warga setempat.

“Kurban tahun ini merupakan hasil rembugan warga dan pelaksanaan kurban tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan semua yang hadir wajib pake masker dan mencuci tangan serta menjaga jarak” ujar Aam.

BACA JUGA: Pemerintah Segera Membagikan Vitamin Dan Obat-obatan Secara Gratis Bagi Pasien Covid-19 Di Wilayah Berisiko.

Aam juga menambahkan semoga pandemi ini cepat selesai dan berharap kesehatan selalu ada buat semuanya baik keluarga dan seluruh umat muslim yang sedang merayakan hari raya idul adha.

“Kita berdoa semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir agar tidak ada batasan lagi terkait aktivitas masyarakat dan hal paling penting tidak ada lagi penutupan tempat ibadah (Mesjid).” jelasnya.

BACA JUGA: Diduga Lalaikan Kewajiban Penggunaan Anggaran Dana Desa, BPI KPNPA RI Segera Laporkan Oknum Pejabat.

Menurutnya, Hari raya idul adha tahun ini sangat prihatin dimana semakin banyak penutupan tempat ibadah.

“Harusnya pemerintah tidak perlu memberlakukan penutupan tempat ibadah karena seperti menunaikan shalat paling lama hanya dengan waktu sebentar dan sebelum masuk mesjidpun semua jama’ah sudah membersihkan diri serta menerapkan protokol kesehatan dengan baik.”paparnya.

Diketahui sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat Hari Raya Iduladha 1442H kepada seluruh umat Islam di Tanah Air. Menurut Menag, Iduladha mengingatkannya pada pesan penting Rasulullah Saw saat menyampaikan khutbah wukuf pada Haji Wada’, 14 Abad silam. Pesan itu sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan.

BACA JUGA: Polresta Cirebon Memberikan Bantuan Secara Rutin Kepada Warga Desa Yang Terdampak PPKM.

“Wahai manusia sesungguhnya darahmu, hartamu, dan harga dirimu terjaga dan termuliakan. Tidak boleh ditumpahkan darahnya, tidak boleh diambil hartanya, tidak boleh dirusak harga dirinya. Sebagaimana mulianya hari Arafah, sebagaimana mulianya bulan Zulhijjah, sebagaimana mulianya al Haramain,” ujar Menag mengenang pesan yang disampaikan Rasulullah, Senin (19/7/2021).

Pesan Arafah ini sangat jelas, kata Menag, menunjukkan bahwa Islam sangat menjunjung nilai kemanusiaan. Atas alasan kemanusiaan juga, pemerintah tahun ini kembali memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji, menjaga jiwa dan keselamatan mereka di tengah pandemi Covid-19. Atas alasan kemanusiaan juga, Pemerintah terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada Iduladha 1442 H, karena angka positif harian Covid-19 masih meningkat.

BACA JUGA: Covid-19 Mengganas. Ridwan Kamil Umumkan Kota Bandung Dan Kabupaten Bandung Masuk Zona Merah.

“Mari junjung nilai kemanusiaan, jaga kesehatan di tengah pandemi,” pesannya.

“Tetap berada di rumah menjadi bagian ikhtiar kita bersama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19,” sambungnya.

BACA JUGA: Komisi II Dorong Peningkatan Pelayanan Satpel Pengembangan Industri Pertekstilan Bandung

Menag mengajak umat Islam manfaatkan momentum Iduladha untuk mengagungkan asma Allah melalui takbir dan tahmid, bersyukur atas segala nikmat. Gus Menteri juga mengajak umat menjadikan Iduladha di masa pandemi ini untuk “wukuf”, merenung keberadaannya sebagai makhluk kecil dan lemah.

“Tidak sepantasnya kita sombong dan menyombongkan diri. Tetap berikhtiar mengatasi pandemi lalu bertawakkal. Jauhkan segala sifat caci maki dan saling menyalahkan. Mari bergandengan tangan, berupaya lahir dan batin agar pandemi ini bisa segera berakhir,” tuturnya.

“Karena masih pandemi, mari optimalkan beribadah di rumah dan ber-Iduladha dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan disiplin 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” sambungnya.

Deni

Kontributor Jarrak Pos Kota Bandung

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: