KesehatanNasional

Taukah Kamu Peran Tenaga Kesehatan Yang Menangani Pasien Covid-19? Ini Jawabannya

Surabaya. www.jarrakpos.jabar.com – Muhammad Tomi El Farisi, survivor (penyintas) Covid-19 yang bekerja di sebuah rumah sakit plat merah milik pemerintah daerah di Surabaya menjelaskan peran tenaga kesehatan atau medis dalam menangani Covid-19 di acara webinar zoom yang diadakan oleh alumni Pondok Moder Gontor angkatan 621 (Jum’at, 16/07/2021)

Tomi (37) yang berdomisili di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur mengatakan bahwa peran Tenaga Kesehatan dan medis sangat penting dalam penanganan Covid-19 dalam setiap level intervensi. Terutama level masyarakat untuk melakukan komunikasi resiko dan edukasi masyarakat terkait protokol kesehatan untuk melawan Covid-19. Selain itu berperan dalam melakukan contact tracing & tracking (penyelidikan kasus dan investigasi wabah), serta fasilitasi dan pemberdayaan masyarakat.

“ Peran Tenaga Kesehatan (Nakes) begitu penting, sikap Tenaga Kesehatan dalam mengatasi keraguan terhadap vaksinasi COVID-19 sangat dibutuhkan. Tenaga kesehatan masyarakat memiliki kemampuan memahami pola-pola promotif dan preventif Covid-19 di masyarakat. Keahlian tersebut diperlukan dalam merancang program dan kebijakan untuk mempercepat penanganan Covid-19.” Ungkap Tomi

Menurut Tomi, masyarakat banyak yang tidak mau divaksin COVID-19. Vaksinasi COVID-19 merupakan salah satu cara pengendalian pandemi melalui  kekebalan komunitas atau herd immunity. Artinya yaitu dalam bentuk mengkomunikasikan informasi yang tepat, menumbuhkan motivasi dan perilaku, memberikan keteladanan, dan melakukan kolaborasi  dengan dokter sejawat atau dengan pihak lain.

Tomi menerangkan ada 3 peran Tenaga kesehatan antara lain mengedukasi, menenangkan pasien dan membantu pemulihan pasien. Keraguan terhadap vaksinasi, dalam literatur disebut vaccine hesitancy,  yakni penundaan penerimaan ataupun penolakan terhadap vaksinasi, meski tersedia pelayanan untuk vaksinasi.

Peserta Webinar Zoom Ahmarian Bicara dari berbagai daerah, antusias mengikuti program ini (Jum’at,16/07/2021)

Tenaga kesehatan atau medis dalam mengedukasi masyarakat berperan dalam mengedukasi pasien, keluarga pasien, dan masyarakat sekitar mengenai corona virus agar mereka tidak mendapat informasi yang salah dan dapat berpikir untuk mengambil keputusan yang tepat ditengah pandemi.

Dalam menenangkan pasien, perannya vital untuk menjaga jangan sampai pasien takut dan gelisah yang dapat memperburuk kondisi mereka. Peran lainnya dalam membantu pemulihan pasien, Tenaga medis wajib mengabdikan dirinya menjaga agar daya tahan tubuh pasien membaik.

“ Siapapun Kita dan dimanapun berasal, selalu menjaga kesehatan khususnya di masa pandemi sekarang. Kita harus jaga Psycho, Neuro dan Imunology ” Pesan Tomi kepada masyarakat.

Psycho (psikologis) sesakit apapun atau sakit apapun jangan sampai hubungan dengan Allah dan hubungan dengan manusia ikut terganggu sakit. Neuro (syarat) sakit apapun, syarafnya harus sehat, jangan smp syarafnya terganggu atau jangan sampai stres. Kelola stres dengan baik. Dan Imunology (imunitas tubuh) sakit apapun, jangan lupa untuk menjaga imun tubuh harus sehat. Jangan hanya minum obat tapi makannya susah. Obat itu hanya penunjang, yang utama adalah asupan gizi dari makanan yang sehat dan halal. (AS)

Editor : LIe

 

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: