BeritaDaerah

Perhutani Lakukan Komando Tabur Benih Jati Kbk di Indramayu.

Indramayu.Jarrakposjabar.com. Hutan merupakan salah satu kekayaan alam yang dapat diperbaharui dan tak ternilai manfaatnya, dari hutan kita dapat memperoleh seribu manfaat yang tidak pernah kita duga dan tak ternilai manfaatnya.

Hutan juga selain sebagai ekosistim tumbuhan dan hewan hutan juga berfungsi sebagai paru paru dunia.

Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Indramayu melakukan kegiatan Komando Penabur Benih Jati KBK (Kebun Benih Kloin) pada hari Sabtu (19/06/21), bertempat di persemaian Stek Pucuk, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sanca, desa Sanca, kecamatan Gantar.

Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Administratur Ridwan Nur Anwar, kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Mursid, segenap Asisten Perhutani, Kepala Resort, dan Polisi Hutan beserta petugas Perhutani Indramayu lainnya.

Dalam sambutannya Wakil Administratur Ridwan Nur Anwar yang mewakili Administratur KPH Indramayu Asep Saepudin yang berhalangan hadir mengatakan,” bahwa penaburan benih jati serentak adalah bukti keperdulian Perhutani pada lingkungan hutan dan merupakan gerakan penertiban teknis serta administrasi, dengan tujuan agar dapat dilsksanakan tepat waktu sehingga dapat menghasilkan bibit dengan kwalitas yang baik dan sehat dengan ketinggian seragam dan ini merupakan program kerja Perhutani dalam membangun hutan agar tetap lestari,” tegasnya.

Kegiatan ini harus dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SPO) dan diupayakan agar setuap orang yang terlibat terutama mandor persemaian dapat melaksanakan tugas sesuai dengan yang diharapkan perusahaan, disamping itu diharapkan dapat menyerap dan menerapkan tehnik tehnik pembuatan persemaian dengan benar, benih jati yang ditabur diharapkan pertumbuhannya bisa bagus dan merata, ” tambah Ridwan Nur Anwar.

Sementara kasi PPB Mursid mengatakan,” untuk menunjang keberhasilan suatu tanaman itu harus di dukung pengadaan bibit yang baik dan dalam jumlah yang cukup dan memenuhi syarat untuk siap tanam, hal ini diawali dengan penaburan benih yang baik dan tepat waktu.

” Pelaksanaan penaburan benih ini merupakan sebagai tolak ukur suatu awal kegiatan dari pembuatan persemaian, makanya pelaksanaan pekerjaan ini harus sesuai dengan petunjuk teknisnya,” papar Mursid.

Bila semua masyarakat bersatu padu dalam rangka pelestarian hutan yang merupakan sumber kehidupan serta bukan tanggungjawab Perhutani semata maka, kekayaan hayati dan non hayati yang terkandung di hutan bisa kita wariskan kepada generasi yang akan datang.

Perlu di ingat hutan lestari penopang kehidupan manusia yang bernartabat. Lestari hutanku, lestarilah negeriku!!!!

 

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : Wahyu Jarrak Pos Indramayu
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: