BeritaKota Bandung

Kalapas Berikan Apresiasi Kepada Peguyuban Dan Gudep Pramuka Dalam Antisipasi Bahaya Kebakaran Di Lapas Sukamiskin

BANDUNG. JARRAKPOSJABAR.COM. Lembaga pemasyarakan kelas 1 Sukamiskin melaksanakan simulasi upaya pencegahan dan penanggulangan tindakan pemadaman kebakaran bekerja sama dengan Dinas kebakaran kota Bandung. Sabtu (19/6/21).

Kepala Lapas Sukamiskin Drs. Elly Yuzar (Kalapas) mengatakan pentingnya kesadaran dalam pencegahan dan penangulangan dini akan bahaya kebakaran masih dipandang rendah.


BACA JUGA: Ridwan Kamil Siapkan 2400 Tempat Tidur Baru Untuk Pasien Covid-19 Di Jawa Barat.

“Seringkali terjadi kebakaran hebat yang seharusnya tidak terjadi jika warga memiliki ketrampilan dasar dalam melakukan tindakan pemadaman api,” ujar Kalapas.

Menurut Elly, Hal ini yang mendasari lapas sukamiskin dengan dukungan Gudep Pramuka Lapas dan Paguyuban Warna Suka  mengandeng dinas kebakaran,adapun kegiatan dilaksanakan dari pukul 09.30 WIB atau sesudah pelaksanakan senam sehat sampai dengan selesai pukul 10.30 Wib.

BACA JUGA: GAWAT. Bandung Raya Siaga 1 Covid-19, Ridwan Kamil Akan Terapkan WFH 75 Persen.

“Kali ini para petugas dan warga binaan didampingi Dinas kebakaran melakukan pelatihan dan simulasi guna mengatasi jika terjadi kebakaran di lapas sukamiskin,” terangnya.

Selain itu, Kalapas kelas 1 Sukamiskin juga  menyampaikan kegiatan tersebut sangat penting untuk mengantisipasi ancaman berbagai kemungkinan bencana yang mungkin timbul di Lapas kelas 1 Sukamiskin baik terhadap petugas maupun kepada warga binaan.

“Kita harus senantiasa waspada setiap saat demi keamanan Bersama diibaratkan sedia payung sebelum hujan,”paparnya.

BACA JUGA: Komisi II Dorong Peningkatan Pelayanan Satpel Pengembangan Industri Pertekstilan Bandung

Sementara itu, kata Elly, Selain Pejabat struktural dan petugas yang hadir, kelompok Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) juga antusias mengikuti kegiatan pelatihan simulasi tersebut.

“Pelatihan simulasi ini meliputi warga binaan  yang ditugaskan di dapur, pos kerja, dan tempat tempat yang riskan bahaya kebakaran.,” tegasnya.

Terkahir, Elly menegaskan Lapas sukamiskin sekarang telah dilengkapi 60 tabung apar dan ditempatkan pada titik-titik yang dianggap rawan terjadinya kebakaran.

BACA JUGA: Walikota Cimahi Non Aktif Ajay M Priatna Optimis Hadapi Sidang Lanjutan 23 Juni Nanti.

“Saya sangat mengapresiasi langkah proaktif dan berharap kegiatan-kegiatan sosialisasi yang lain bisa dilaksanakan sebagai bentuk upaya pembinaan yang dilakukan oleh Lapas kelas 1 Sukamiskin adalah bangunan bersejarah yang telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya kota bandung sehingga harus dijaga kelestarian dan keselamatannya termasuk dari bahaya kebakaran,”tutup Kalapas.


Editor: Deni Supriatna

Deni Supriatna

Kontributor Jarrak Pos Kota Bandung

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: