BeritaDaerah

Akibat Kelalaian Warga, Sebuah Musola Hangus Di Lalap Sijago Merah

CIREBON. Jarrakposjabar.com-Diduga akibat kelalaian warga sebuah Mushola hangus terbakar oleh si jago merah, kejadian ini di Desa Pegagan Lor Rt 02 Rw 02 Kec. Sura Nenggala Kab. Cirebon, sabtu
19Juni 2021

Kronologi kejadian menurut seorang saksi mata bernama Wartono, pihaknya melihat asap yang tebal di sebelah Utara mushola.

Setelah di dekati api sudah merembet ke bagian bangunan Musola di sebelah Utara yang disekitar tersebut terdapat tumpukan kayu yang sudah lapuk.

Lebih lanjut Wartono menerangkan, setelah melihat api yang membakar Musola, kemudian di bantu oleh warga masyarakat sekitar, pihaknya mencoba memadamkan api tesebut dengan alat se adanya, namun upaya yang dilakukan sia-sia bahkan api semakin membesar akibat tiupan angin, terangnya.

” Sembari memadamkan api saya berusaha menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran untuk melaporkan kejadian ini ke Pos Jaga Pemadam Kebakaran Weru ,”katanya.

Dilain pihak mendapat laporan kebakaran dari seorang warga, Pos jaga Weru berkordinasi dengan Kasi Tanggap Darurat Dinas Pemadam Kebakaran Kab. Cirebon Eno Sujana, dan Enopun langsung berkordinasi dengan Pos Jaga Gunung Jati, kemudian kedua Pos Jaga tersebut langsung meluncur ke Lokasi kebakaran, tutur Eno.

Menurut Eno, sesampainya di lokasi, Pos Jaga Weru dan Pos Jaga Gunung Jati
melakukan pemadaman, hingga pada pukul 14.30 api baru bisa di kendalikan dan petugas juga langsung melakukan pendinginan.

“Penyebab kejadian diduga akibat kelalaian warga yang seringkali melakukan aktifitas pembakaran sampah yang keberadaannya di sebelah Utara Mushola.

“Api menyambar material kayu dan bahan yang mudah terbakar yang ada disekitar Mushola,”terang Eno.

“Dan atas kejadian tersebut kerugian di perkirakan kurang lebih mencapai Rp25.000.000 ( dua puluh lima juta rupiah)

Menurut Eno, pemadaman dibantu oleh anggota Polsek Suranenggala, anggota Koramil Suranenggala, Perangkat Desa dan Warga setempat.

Pemadaman dilakukan oleh Regu II Pos Jaga Gunung jati dg 1 Armada, Regu II Pos Jaga Weru dg 1 Armada,’kata Eno

Saat pemadaman Petugas Pemadam sempat mengalami kesulitan akibat jalan desa untuk mencapai titik lokasi terlalu sempit, dan akibat banyaknya kerumunan warga yang penasaran ingin melihat kejadian tersebut,”‘pungkas Eno.

 

 

Sumber: Jarrakpos Official
Laporan:Hadi Supangat
Editor: Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: