BeritaKriminalitasNasional

BPI KPNPA RI Meminta Kapolri Copot Kapolda Dan Kapolres Nakal.

JAKARTA. JARRAKPOSJABAR.COM. Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik (BPI KPNPA RI) mendukung Kepala kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mencopot siapapun dengan pangkat dan jabatan apapun untuk diproses pidana dan diberhentikan. Kamis (17/06/2021).

Disampaikan ketua Umum TB Rahmad Sukendar SH, S.sos kepada wartawan sebagai bentuk dukungan statement Johan Budi mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) yang kini menjadi politisi PDI Perjuangan.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Telpon Kapolri, BPI KPNPA RI Kritik Pedas Kapolres Jakarta Utara.

” Copot siapapun Kapolda, kapolres siapapun dengan pangkat dan jabatan apapun proses hukum gratifikasi nya. Pidanakan dan kalo terbukti diberhentikan saja. Membuat malu Kapolri saja itu ” Ungkapnya.

Menurut pria yang dikenal dengan sapaan kang Rahmad, menyayangkan masih ada oknum-oknum di kepolisian yang masih kurang bersyukur dan meminta-minta proyek kepada kepala daerah atau pejabat daerah.

” Sangat disayangkan jika masih ada oknum aparat penegak hukum di institusi kepolisian yang tidak bersyukur dengan jabatan dan rejeki yang didapat nya. Ini bertentangan dengan metode Program PRESISI Kapolri yang ingin menghadirkan Kepolisian yang Promoter yaitu kepolisian masa depan ” Ungkapnya.

BACA JUGA: Walikota Cimahi Non Aktif Ajay M Priatna Optimis Hadapi Sidang Lanjutan 23 Juni Nanti.

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR Johan Budi meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk bersikap tegas terhadap bawahan yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Sekarang momentum dengan Kapolri yang baru, kemarin juga saya sampaikan ke Jaksa Agung. Jadi kalau ada Kapolres nakal, Kapolda nakal, itu jangan dimutasi, tapi bawa dia ke ranah pidana,” kata Johan Budi di Kompleks DPR Senayan, Jakarta, Rabu (16/6).

BACA JUGA: BPI KPNPA RI Desak KPK, Polri Dan Kejagung Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana Otsus Papua.

Mantan pimpinan KPK itu juga meminta Kapolri mempidanakan para Kapolda atau Kapolres jika ketahuan main proyek ataupun memeras orang.

“Karena itu masuk pidana menurut saya kalau sudah main-main. Kapolda kalau sudah main-main, Kapolresnya main-main proyek atau meras-meras, itu perlu ditangkap, tidak hanya dimutasi,” ujar Johan Budi.

BACA JUGA: Ketua BPI KPNPA RI Minta Realisasi KUR Dipercepat Agar UMKM Berjalan Dalam Pemulihan Ekonomi.

Menurut Politikus PDIP ini sanksi mutasi tidak cukup apabila ada anggota Polri yang nakal. Tetapi harus dicopot dari jabatan lalu dipidana.

“Jangan hanya dimutasi ditempat atau dipindahkan, tapi juga perlu dicopot jabatan, dan juga didipidana,” tegas Johan Budi.**(Dn).

Deni

Kontributor Jarrak Pos Kota Bandung

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: