BeritaDaerah

Damkar Indramayu Berikan Pelatihan Penanggulangan Bencana Kebakaran.

Indramayu.Jarrakposjabar.com. Memasuki pergantian musim,yaitu dari musim hujan ke musim panas serta dalam rangka meminimalisir terjadinya bencana kebakaran dilingkungan tempat tinggal masyarakat.

Karena pada dasarnya masyarakat harus dibekali pengetahuan yang cukup dalam hal penanggulangan bencana kebakaran baik itu akibat dari konsleting listrik, kebocoran gas, pembakaran ladang atau gangguan hewan buas.

Bertempat dihalaman gedung SD Totoran 1, Sabtu (12/06/21)Damkar (Pemadam Kebakaran) Indramayu mengadakan pelatihan kepada 20 orang pemuda dan masyarakat dalam menangani bahaya Kebakaran.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Transtib dan Damkar Indramayu Teguh, Kabid Damkar Indramayu Joni Takarasel SH, Camat Pasekan A.Syaefuddin AS, Pjs Kuwu Totoran Novi, Kapolsek Pasekan diwakili Bripka Taufik, dan para staf Pelatih dari Damkar Indramayu.

Dalam sambutannya Kepala Transtib dan Damkar Indramayu Teguh mengatakan,” bahwa penanggulangan bahaya kebakaran ini bukan hanya tanggungjawab Damkar Indramayu semata, tetapi kewajiban kita semua agar bahaya kebakaran ini bisa di minimalisir artinya tidak merambat kebagian bangunan yang lain karena prinsipnya kebakaran itu bisa diminimalisir arealnya bila tidak ada unsur, udara, bahan bakar dan panas ini perlu menjadi perhatian kita,” ujarnya.

Sementara itu camat Pasekan A.Syaefuddin mengatakan,” hendaknya para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, karena nantinya ilmu yang didapatkan bisa ditularkan pada masyarakat yang lainnya, dan tidak perlu takut ataupun ragu dalam usaha mencegah penyebaran api akibat kebakaran tersebut,” tutur camat.

Salah seorang peserta Arif mengatakan,” bahwa dirinya mengikuti kegiatan pelatihan ini karena merasa penasaran bagai mana sih caranya kita memadamkan api dengan tepat? dan bagai mana caranya mengatasi kebakaran yang berasal dari tabung gas ini sebaiknya? kalau bukan belajar dari ahlinya dirinya merasa takut dan tidak yakin, tetapi dengan adanya kegiatan ini dirinya semakin banyak tahu cara penanganannya,”tegasnya.

Sementara itu Kabid Damkar Joni Takarasel SH mengatakan,” tujuannya adalah mengedukasi masyarakat agar ketika terjadi kebakaran atau tanggap darurat masyarakat tidak panik. pelatihan ini di ikuti oleh 20 orang warga masyarakat dan kegiatan ini hanya dianggarkan 1 tahun 2X, jadi pada prinsipnya Damkar Indranayu ingin mengadakan di tiap desa cuma kita terbatas pada anggaran yang tersedia, kalau ada desa yang menyediakan pelatihan mandiri maka Damkar Indramayu siap membantu dan pelatihan ini terdiri dari penanganan kebakaran dengan cara tradisional dan modern yaitu dengan tabung pemadam, selain itu juga cara penanganan kebakaran yang berasal dari tabung gas elpiji juga kami berikan, harapannya masyarakat semua menjadi paham tentang tanggap darurat,” tuturnya.

Kegiatan pelatihan ini harus sering dilakukan didesa desa agar tercipta rasa aman dan tidak gegabah dalam menangani bahaya kebakaran ini.

Indramayu ini daerahnya luas maka dari itu pemerintah yang baru hendaknya mencetak SDM( Sumber Daya Manusia) yang handal dan tangguh, serta arnada mobil pemadam yang lebih modern agar bahaya kebakaran ini dapat ditangani dengan baik, cepat dan tepat.

Menurut sumber dari Camat Pasekan bahwa kegiatan ini dalam koridor P2WKSS dibawah tanggungjawab DP3A, tetapi dalam pelaksanaannya tak 1 orang pun dari DP3A yang hadir pada kegiatan ini, ketika di konfirtir Kabidnya Amir mengatakan,” DP2A tidak ada kegiatan ini, karena menunggu kuwu yang baru,”ujarnya.

Seharusnya ada kordinasi antar lintas sektor bukan lempar tanggungjawab seperti ini saja, jelas ini menandakan kurang prifesional dan dewasa dalam mengemban amanah!!!!!!.

 

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : Wahyu Jarrak Pos Indramayu
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: