BeritaDaerah

Rumah Kreatif Desa Terusan kecamatan Sindang – Indramayu.

Indramayu.Jarrakposjabar.com.Saat ini kondisi perekonomian bangsa kita sedang mengalami keterpurukan, hal ini beimbas pada lesuhnya kegiatan perekonomian masyarakat, baik itu ekonomi atas, menengah dan bawah.

Banyak pelaku ekonomi yang mulai bertumbangan satu demi satu, hal ini cukup beralasan karena daya beli masyarakat yang mengalami menurunan cukup drastis.

Pemerintah pusat, provinsi dan daerah sudah melakukan berbagai macam upaya agar roda perekonomian masyarakat tetap jalan dan tidak koleps, seperti melakukan berbagai macam kemudahan dalam prizinan, memberikan keringanan pemberian dan pembayaran kredit dan yang paling terbaru adalah memberikan stimulus pada dunia perbangkan agar ekonomi bisa segera pulih kembali.

Salah satu cara untuk membuat perekonomian masyarakat adalah di bentuknya “Rumah Kreatif ” yang beralamatkan di blok Babad Layar, desa Terusan, kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu. Dimana Rumah Kreatif ini berkumpul kurang lebih 25 orang yg terdiri dari semua kalangan mulai dari anak anak, remaja dan juga para ibu ibu rumah tangga. Mereka selain berkumpul untuk membuat ide kreatif juga di jadikan sarana diskusi antara komunitas.

Menurut ketua”Rumah Kreatif ” Rosuli dalam keterangannya mengatakan” bahwa rumah kreatif ini dibentuk sebagai jawaban atas permintaan komunitas yang ingin dibuat tempat sebagai sarana berkumpul dan menghasilkan ide yang bisa mempunyai nilai jual dan tujuan akhirnya dapat menopang perekonomian keluarga. Adapun benda yang dihasilkan ada batik khas Indramayu, lukisan, perhiasan atau pernak pernik dan miniatur perahu dan lain- lain.Selain itu mereka yang bergabung di rumah kreatif ini tidak ada pungutan biaya dan kedepannya akan dibuat gerai untuk menjual produk yang dihasilkan. Ketika ditanya adakah peran serta bantuan dari pemerintah daerah Indramayu??? Rosuli menjawab belum ada entah itu dalam bentuk pembinaan maupun pemberian modal lunak,” tegasnya.

Sementara itu salah seorang ibu ibu yang ditemui, Sri nama ibu itu mengatakan dirinya sangat beruntung dapat bergabung di rumah kreatif ini, karena dapat berkomunikasi dan belajar dari ibu ibu yang lain sehingga kita tidak pernah bosan menciptakan ide kreatifitas yang baru. Namun Sri dan rekan rekannya sangat mengharapkan sekali peran serta pemerintah daerah Indramayu untuk membantu baik dalam pemasaran, bimbingan serta permodalan. Karena rumah kreatif ini sesuai dengan 10 program unggulan bupati Nina Agustina yaitu pemberdayaan perempuan dan perempuan mandiri,” tuturnya.

Kalau dilihat dari tempat dan produk barang yang dihasilkan maka sudah sepantasnya pemerintah daerah Indramayu hadir ditengah tengah masyarakat apalagi mereka berkumpul untuk menghasilkan benda yang mempunyai nilai ektitika yang tinggi serta produk barang yang dihasilkan bernilai ekonomis yang tinggi, sudah semestinya dinas dinas terkait turun ke bawah(desa desa) untuk melihat, membimbing dan mengarahkan hasil kreasi masyarakat bukan menunggu perintah dari atas baru turun!!!,atau pencitraan belaka. Pemberian modal UKM mikro yang digelontorkan pemerintah pusat jangan sampai di selewengkan oleh oknum oknum dinas saja, sehingga hasilnya kurang tepat sasaran dan menghambuskan dana saja.

Sudah semestinya dinas harus sekektif memberikan rekomendasi kelayakan usaha masyarakat, bukan sembarangan memberikan stimulus dana yang tujuannya menghidupkan geliat perekonomian masyarakat tapi hasilnya malah perekonomian masyarakat berjalan ditempat tidak ada perubahan!!! Karena ujung ujungnya hanya untuk urusan perut, ini bukti penyelewengan dan pembodohan masyarakat, karena dilapangan masih ada oknum dinas yang menjanjikan dapat mencairkan dana UKM dengan imbalan sampai ratusan ribu disetorkan pada mereka, ini fakta dilapangan!!!!!!

 

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan :Wahyu Jarrak Pos Indramayu
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: