BeritaDaerah

Hj.Sondarih Terpilih Sebagai Kuwu Pabean Ilir – Pasekan, Dengan Aman Terkendali dan Lancar.

Indramayu.Jarrakposjabar.com.Pelaksanaan Pilkades/Pilwu di Indramayu telah usai, ada yang menarik dari proses pelaksanaan Pilwu tersebut hal ini terjadi di desa Pabean ilir kecamatan Pasekan kabupaten Indramayu,dimana di desa tersebut jumlah calon yang mendaftar berjumlah 7 (tujuh) orang dimana 2 (dua)calon tersebut adalah kaum hawa(wanita) sedangkan sisanya laki- laki.
Sesuai dengan perda no.5 tahun 2014 tentang tata cara pemilihan kuwu dan diperkuat oleh Peraturan Mentri dalam negeri mengenai pemilihan kepala desa, bila mana ada calon lebih dari 5 orang dalam suatu desa maka wajib diadakan penjaringan.

Oleh karena hal tersebut maka ada yang tidak lolos dalam penjaringan tersebut dan yang tidak lolos dalam proses tersebut adalah 1(satu) laki laki dan 1(satu) perempuan.

Hj. Sondarih maju dalam pemilihan kuwu di desa Pabean Ilir dengan kompetitornya 4 (empat) orang dari kaum adam dan mendapat nomor urut 2 dalam pemilihan tersebut.

Menurut Hj.Sondarih yang ditemui dikediamannya di dampingi suami( H.Teja) mengatakan,” dirinya merasa terpanggil untuk mengabdi di desa Pabean ilir karena melihat pembangunan yang dilakukan ini berjalan lambat, dan sebenarnya dirinya sudah dari periode yang lalu untuk maju mencalonkan tetapi ditahan oleh pihak keluarga besar dan suami, namun untuk tahun ini masyarakat yang meminta dan keluarga besar serta suami mengijinkan untuk maju dalam pencalonan kuwu ini,” tegasnya .Hal tersebut juga ditanyakan kebenarannya kepada H.Teja, dan H.Teja pun menjawab,” pada awalnya dirinya yang di minta masyarakat, namun karena suatu dan lain hal serta dirinya merasa cocok di usaha pertambakan,maka dirinya menanyakan ke istrinya mau tidak mencalonkan diri menjadi kuwu dan rupanya gayung bersambut begitu,”penjelasannya.

Pada pelaksanaan Pilkades/ Pilwu hari Rabu (2/6/21) setelah diadakan pemilihan dari 12 TPS (Tempat Pemungutan Suara ) di desa Pabean Ilir Hj. Sondarih ungguh telak di semua TPS dan memperoleh suara 2.383 suara, Agus memperoleh 1.050 suara, Sunaryo memperoleh 99 suara, Nurparyo memperoleh 627 suara, Caswan 340 suara. Sebagai rasa syukur Hj.Sondarih juga mengadakan dorprice 2 unit sepeda motor metik,di undi setelah acara perhitungan suara.

Berikut hasil Pilkades/Pilwu di wilayah Kecamatan Pasekan
Desa Pagirikan dari 2 (dua) calon yaitu H.Musthofa(incamben) dan Sariyah dimenangkan oleh no.1.H Musthofa.
Desa Pasekan dari 3 calon yaitu. 1.Sukarso, 2.Andi Suwandi(Titus), 3. Joyo Dimenangkan oleh : Andi Suwandi(Titus).
Desa Karang Anyar Ilir dari 2 calon yaitu: 1.H.Makoli (Incamben)dan Muji, dimenangka oleh H.Makoli.

Desa Totoran yang terdiri dari 3.calon yaitu: 1.Caswen (incamben),2.M Tursendi Ansori dan Tomo. Dimenangkan oleh Tomo.

Desa Brondong yang terdiri dari 5 calon yaitu: 1. Insan Kamil, 2. Wiwit, 3. Sunendi Susanto, 4. Surtika,5. Sunendi/Ali di menangkan oleh 3. Sunendi Susanto.

Menurut camat Pasekan A. Syafudin AS SPdi MM saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan,” alhamdulillah pelaksanaan Pilwu di wilayah kecamatan Pasekan ini berjalan aman, lancar, damai dan tanpa ekses. Kita mengharap siapa pun yang terpilih harus amanah, dapat melakukan perubahan dan selalu di bangun kordinasi dengan Muspika serta pejabat terkait, yang tidak terpilih harus berlapang dada, ikhlas menerima apa yang menjadi keinginan masyarakat dan dalam pelaksanaan Pilwu ini kita juga tetap memakai,mematuhi protokol kesehatan seperti yang sudah di gariskan bersama.,” tegasnya.

Sementara itu menurut salah satu warga masyarakat desa Pasekan Hadi mengatakan,” Selamat kepada semua kuwu yang terpilih semoga amanah serta dapat membawa desanya lebih maju, makmur dan dapat memanusiakan nanusia, rangkullah semua elemen masyarakat jangan ada perbedaan,” tuturnya

Semoga dengan telah diadakan Pilwu ini,siapapun yang terpilih itu adalah kehendak rakyat dan semua komponen masyarakat harus dapat menghargai keputusan tersebut, singkirkan perbedaan mari kita berjabat tangan untuk melangkah kedepan dengan lebih baik lagi, lebih bersih, lebih terbuka dan demokratis. Tidak ada lagi sekat dan perbedaan yang ada hanyalah desa harus maju, desa harus beradab, rakyat harus sejahtera dalam wadah Indramayu “Bermartabat” semoga bukan hanya slogan,retrorika politik ataupun jargon jargon semata tapi dapat dibuktikan dengan Karya nyata, kerja cerdas dan rakyat sejahtera lahir dan batin.!!!!!

 

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : Wahyu Jarrak Pos Indranayu

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: