BeritaDaerah

Calon Kuwu No.3 Desa Brondong kecamatan Pasekan Mendompleng Gambar “Nina Agustina” di Medsos dan Memblokir Jalan Goro ke Tiris.

Indramayu Jarrakposjabar.com.Dalam upaya menaikkan jumlah pemilih dalam Pilkades 2 Juni 2021, seorang calon no.3 pada Pilkades desa Brondong memasang gambar bupati Indramayu ” Nina Agustina” dengan memegang 3 jari yang merupakan no urut calon Sunendi Susanto yang ikut dalam pemilihan kuwu desa Brondong kecamatan Pasekan.

Ketika di konfertir dengan Bupati Indramayu, Nina Agustina melalui saluran telepon mengatakan,” bahwa dirinya selaku Bupati Indramayu dan pribadi, tidak pernah ada niat untuk mendukung pada ajang Pilkades ini, hal ini juga sudah saya tegaskan berulang disetiap acara deklarasi damai dengan semua calon kuwu yang ada di Indramayu, oleh karena dirinya adalah milik seluruh rakyat Indramayu dan harus bersifat netral tidak ada keberpihakkan, bila ada salah satu calon ataupun tim sukses yang berani memakai gambar atau foto saya dalam bentuk apapun tanpa se ijinnya maka akan saya proses secara hukum”,tegasnya.

Selain menggunakan gambar bupati Nina Agustina calon Kuwu no.3 Sunendi Susanto juga mengdekati para panitia dengan mengiming iming untuk memberikan kedudukan bila dirinya terpilih menjadi Kuwu Brondong nanti, selain itu pula meminta kepada panitia untuk mempersulit kepada pendukung lain dalam memberikan undangan untuk datang ke TPS ( Tempat Pemungutan Suara) di desa Brondong.

Ketika di hubungi via telefon calon no.3 Sunendi Susanto mengatakan,” yang di maksud dalam foto yang ada di medsos Fb adalah bukan bupati Nina agustina, dan dirinya bersama ketua tim pemenangan tidak pernah mengadakan pendekatan pada panitia,” ujarnya.

Lalu timbul pertanyaan Siapa sebenarnya gambar foto yang ada di Fb tersebut?, serta apa motifnya memasang foto tersebut di fb dan disebarkan dalam grup Brondong bersatu!!, kalau tidak mendongkrak ekstabilitas masyarakat untuk memilih dirinya pada Pilkades nanti?, apa sekedar dagelan,Gurauan atau apalah itu??

Selain itu pada setiap malam para pendukung no.3 (Suhendi Susanto) memblokir jalan Goro yang menuju blok Tiris dan Blok Bondol sambil melakukan kegiatan bakar ikan atau sejenisnya dengan bangku kayu dan bambu panjang, jelas hal ini akan merusak kepentingan umum dan bisa menimbulkan gesekan antara pendukung calon kuwu yang lainnya. Apakah hal ini dibenarkan?? atas nama apapun sungguh tindakan ini jelas melanggar hukum dan mengganggu kepentingan umum.

Berpolitiklah yang santun, jangan pernah membawa pejabat publik dalam publikasi untuk mendongkrak perolehan suara dari masyarakat, karena yakinlah semua itu sudah digariskan serta di atur oleh allah swt, kita semua hanya tinggal menjalani, nikmati peran yang allah berikan, jangan kita haus dan silau akan jabatan, harta dan kekuasaan karena semua tipuan belaka!(red/Wahyu Jarrakpos Indramayu).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: