BeritaDaerah

Gempa 7,9 SR Guncang Kab. Cirebon, 3 Orang Tertimpa Runtuhan Bangunan.

CIREBON. Jarrakposjabar.com-Telah terjadi gempa 7,9 skala richter di Kab. Cirebon, Selasa 25/5/21

Di dalam satu Kelurahan khususnya di Kelurahan Kali wadas Kec. Sumber yang berpenduduk paling padat di temukan tiga korban dengan luka-luka yang sangat serius.

Saat terjadi gempa bumi korban tidak dapat melarikan diri karena terjebak di dalam ruangan saat sedang bekerja di kantor Kelurahan Kali Wadas Kec. Sumber Kab. Cirebon Jabar.

Tiga korban tersebut salah satunya adalah seorang perempuan dan dua orang laki-laki warga Kelurahan setempat yang sedang bekerja kantor.

Saat di evakuasi oleh team penanggulangan bencana (BAGUNA) dari DPC PDI Perjuangan yang pada saat kejadian berada di Kelurahan Kali Wadas, ke tiga korban tersebut tertimpa oleh reruntuhan atap bangunan yang rusak oleh gempa.

Setelah kejadian gempa, Ketua Baguna PDI Perjuangan Kab. Cirebon Feri Limbong yang didampingi oleh Sekretaris Baguna Dewi Purnamasari melapokan langsung kepada BPBD Kab. Cirebon yang diterima oleh Bapak Pratama

Mendapat laporan terjadi bencana gempa bumi dengan adanya tiga orang korban luka-luka di Kelurahan Kali Wadas, team dari Badan Penanggulangan Bencana (BPPD) Kab. Cirebon langsung menuju ke lokasi bencana untuk melakukan arahan kepada team rescue dalam simulasi bencana gempa bumi.

Arahan tersebut untuk melatih team agar team rescue Baguna PDI Perjuangan Kab. Cirebon bisa lebih tanggap dalam penanggulangan di setiap bencana alam yang bisa saja sewaktu-waktu terjadi,”tutur Fauzan.

Fauzan selaku Korlap dari BPBD mensimulasikan satu demi satu sekenaryo adegan simulasi dalam bencana dengan sangat sempurna.

Fauzan mengatakan,”kita bisa karena ala biasa,”inilah pentingnya kita latihan agar kita selaku team penanggulangan bencana bisa menjelaskan kepada keluarga, dan masyarakat umum dalam menghadapi bencana.

“Apa lagi dalam waktu tiga detik saat gempa kita sendiri harus bisa menyelamatkan diri, untuk itulah kita harus tau cara bagaimana kita menyelamatkan diri dan sebagai team rescue kita juga harus bisa membantu mengevakuasi korban bersama BASARNAS,”ujarnya.

Lebih lanjut Fauzan menuturkan dalam sekenaryo penyelamatan diri pada saat terjadi gempa, ada tiga cara yaitu:

1. Berlari keruang terbuka dengan posisi tangan melindungi kepala ,

2. Melindungi kepala dengan cara mengangkat kursi yang sedang kita duduki atau kursi yang ada disekeliling kita.

3. Berlindung di pojok kolong meja di dalam rumah atau di meja tempat kita bekerja.

“Jika kita tiba-tiba terjadi bencana gempa bumi kita bisa melakukan penyelamatan diri dengan tiga metode tersebut”beber Fauzan

Sementara itu, wakil Ketua Baguna Kab. Cirebon Sofian atau yang akrab disapa Opang dalam pidatonya menyampaikan pesan dari Hj. Wajyu Tjiptaningsih selaku Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan&Anak DPC PDI Perjuangan Kab. Cirebon didepan peserta simulasi mengatakan, pada intinya Baguna siap membantu BPBD dalam melaksanakan penanggulangan bencana jika suatu saat terjadi bencana.

Mengingat bencana itu sulit diprediksi, maka pihaknya mengajak kepada Baguna agar tetap dalam kesiap siagaan melakukan antisipasi dengan bekerja sama dengan BPBD.

Kerja sama tersebut meliputi pemetaan wilayah rawan bencana yang ada di Kab. Cirebon, agar ketika bencana itu terjadi Baguna sudah langsung bisa menuju ke lokasi”ujar Opang.

Lebih tegas Opang menegaskan bahwa, Baguna selalu siap dalam menanggulangi bencana demi menolong masyarakat sebagai bentuk kepedulian PDI Perjuangan kepada Warga yang membutuhkan,”pungkasnya.

 

Sumber : Jarrakpos Official
Pewarta : Hadi Supangat
Editor : Kurnia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: