BeritaNasional

Yasona Ajak Semua Jajaran Kemenkumham Perketat Kedisplinan Protkes Covid-19, Sundjonggo: Siap kita Laksanakan.

JAKARTA, Jarrakposjabar.comHari pertama bekerja pasca libur lebaran, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H. Laoly mengajak segenap jajaran Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk tetap sigap bekerja dan tidak lengah dalam penerapan protokol kesehatan di lingkungan kerja. Hal ini disampaikan Yasonna saat Apel Pagi jajaran Kemenkumham, Senin (17/05).

Menkumham menegaskan kewajiban penerapan protokol kesehatan saat bekerja karena situasi pandemi Covid-19 yang belum selesai, terutama pasca perayaan Idul Fitri dan Kenaikan Isa Almasih. Berkaca dari situasi global, banyak negara telah memasuki pandemi fase kedua bahkan ketiga, serta banyaknya varian mutasi baru Covid-19. Oleh karena itu, penerapan protokol kesehatan di lingkup kerja Kemenkumham dinilai sangat penting.


BACA JUGA: Dukung Penanganan covid-19 Di Jabar, Kanwil Kumham Jabar Hadiri Rapat Koordinasi Bersama Pemprov.

Di bidang Imigrasi, Yasonna berharap setiap pegawai di perlintasan darat, laut, maupun udara, harus meningkatkan perlindungan diri serta memiliki prosedur tetap dalam pelayanan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang masuk dan keluar Indonesia. Saat ini terjadi peningkatan angka positif Covid-19 di Malaysia yang signifikan. Menurut Yasonna, pekerja migran Indonesia banyak yang berpotensi untuk pulang. Untuk itu, protokol kesehatan di perlintasan harus dilaksanakan dengan baik.

“WNI dan WNA yang masuk ke Indonesia melalui TPI di bandara, pelabuhan laut, kita jaga bersama-sama agar mematuhi protokol Covid-19,” tutur Menkumham.

BACA JUGA: Pemindahan 6 Narapidana, Kalapas Meminta Pengamanan ketat Kepada Kapolres Sukabumi.

Di bidang Pemasyarakatan, kondisi over crowded dan kunjungan keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam rangka hari raya Idul Fitri perlu diperhatikan adengan serius. Untuk memutus penyebaran Covid-19 di Lembaga Pemasyarakatan/Rumah Tahanan, kunjuang fisik telah diganti dengan kunjungan virtual yang difasilitasi oleh petugas Lapas/Rutan. Yasonna berharap Direktorat Jenderal Pemasyarakatan meningkatkan pengawasan dan respon cepat jika terdeteksi kasus Covid-19 di Lapas/Rutan.

Dalam pelaksanaan kegiatan di kantor, lanjut Yasonna, peraturan kehadiran harus dipatuhi khususnya pada wilayah-wilayah dengan status zona merah Covid-19. Yasonna menghimbau pegawai Kemenkumham untuk mencegah munculnya cluster perkantoran.

BACA JUGA: Pemberian Remisi Di Hari Raya Idul Fitri, Kalapas Shalat Idul Fitri Bersama Jamaah Di Lapas Sukamiskin.

Selain itu, Yasonna menuntut kesigapan segenap jajaran Kemenkumham untuk melakukan percepatan pelaksanaan target kinerja dan anggaran. Pelayanan publik yang prima, penyerapan anggaran, serta predikat Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) harus menjadi tujuan segenap insan pengayoman.

“Pandemi Covid-19 tidak menjadi alasan untuk tidak berkinerja. Sejak tahun 2020 kita telah berhasil melaksanakan pekerjaan di tengah pandemi. Kemenkumham pasti maju, pasti WTP, pasti WBK/WBBM,” ujar Yasonna di aula Graha Pengayoman gedung Sekretariat Jenderal.

Adapun Apel Pagi dan Halal Bihalal Idul Fitri dihadiri secara langsung oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM, Sekretaris Jenderal, para Pimpinan Tinggi Madya Unit Utama, Staf Ahli, Staf Khusus, Penasihat Menteri, dan para Pimpinan Tinggi Pratama Sekretariat Jenderal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yg ketat. jajaran Pimpinan Tinggi Pratama Kantor Wilayah, Unit Pelaksana Teknis, dan seluruh pegawai Kemenkumham mengikuti kegiatan secara virtual.

Sementara itu, Kakanwil Jawa Barat Sudjonggo menyampaikan pihaknya akan selalu siap melaksanakan perintah pusat dan akan selalu berkoordinasi dengan  pemerintah daerah dalam upaya pengetatan dan kedisiplinan di wilayah Menkumham jawa barat upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.

“Kita siap laksanakan sesuai arahan Pak Mentri dan juga kita akan pastikan pengetatan dan Kedisiplinan semua pegawai di jajaran Menkumham jawa barat dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19.” ujar Sudjonggo.

BACA JUGA: Lapas Kelas IIB Sukabumi Gelar Deteksi Dini Gangguan Kamtib Di Kamar Hunian WBP

Dalam rangka penanganan Covid-19 di Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Taufiqurrakhman turut menghadiri sebagai perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat. Gedung Sate, Bandung (Senin, 17/05/2021).


Editor: Deni Supriatna

Deni

Kontributor Jarrak Pos Kota Bandung

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: