BeritaKabupaten Bandung Barat

KPK Resmi Menahan Aa Umbara dan Anaknya Setelah Ditetapkan Menjadi Tersangka, M Raup: Gunduli Kepala Tepati Nazarnya. 

BANDUNG BARAT, Jarrakposjabar.comKetua Kelompok kerja Wartawan Kabupaten Bandung Barat (KBB) M Raup memenuhi nazarnya dengan membotaki kepalanya setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna (AUS) menjadi tersangka.

Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan dan menahan Bupati Bandung Barat 2018-2023 dan Andri Wibawa yang merupakan anak dari Aa Umbara serta M Totoh Gunawan yang merupakan tersangka dugaan suap terkait pengadaan bantuan sosial penanganan pandemi Covid-19 di Dinas Sosial Kabupaten Bandung, dalam siaran pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/4/21).

BACA JUGA: Menjadi Tersangka Kasus Bansos. KPK Menahan Bupati Bandung Barat dan Anaknya, Apakah ini akhir drama KBB.

KPK menduga Aa Umbara Sutisna merekayasa penunjukan penyedia pengadaan paket bahan pangan bansos. Hasil dari rekayasa tersebut, Andri Wibawa diduga mendapatkan proyek pengadaan senilai Rp36 miliar dan M Totoh Gunawan mendapatkan proyek pengadaan senilai Rp15,8 miliar.

Dari pegadaan tersebut, AUS diduga telah menerima uang sejumlah sekitar Rp1 miliar. Dua tersangka lain dari pihak swasta juga diduga memperoleh keuntungan. MTG diduga telah menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp2 milliar dan AW diduga menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp2,7 miliar.

BACA JUGA: DPO Samin Tan Berhasil Ditangkap KPK Disebuah Cafe, Febri Diansyah: Kapan Harun Masiku Dibawa KPK?

Atas perbuatan tersebut, Aa Umbara yang menjabat orang nomor satu di Wilayah Kabupaten Bandung Barat tersebut disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 56 KUHP.

Sementara itu, Dua tersangka lain, Andri Wibawa dan M Totoh Gunawan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 56 KUHP.

BACA JUGA: Komisi V DPRD Provinsi Jabar Minta Pemprov Akomodir Peserta Didik yang Masuk Zona Blank Spot

Ketua Pokja Kabupaten Bandung Barat M Raup menempati nazarnya dengan menggunduli kepalanya setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna menjadi tersangka dalam kasus Bansos Covid-19.

Sebelumnya, pada, Jumat (2/4/21) M Raup selaku Ketua Pokja Kabupaten Bandung Barat menyatakan harapannya kepada PLT Bupati agar kejadian ini dijadikan cambuk kedepannya dalam menjalankan roda pemerintahan KBB  jangan mau diintervensi oleh siapapun.

BACA JUGA: KPK Menetapkan Status Aa Umbara Menjadi Tersangka Kasus Bansos Covid-19. 

“Jaga kepercayaan masyarakat dan harus mengedepankan aspirasi aspirasi masyarakat. Selama ini belum terealisasi sehingga percepatan pemulihan ekonomi dapat berjalan sesuai dengan keinginan masyarakat KBB seutuhnya.” tegasnya.

Editor: Deni Supriatna

Deni JP Jabar

Kontributor Jarrak Pos Kota Bandung

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: