BeritaDaerah

MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) Kabupaten Indramayu Melepas 6 Kepala Sekolah Yang Memasuki Masa “Purna Bakti

Indramayu.Jarrakposjabar.com. Pengabdian seseorang terhadap bangsa dan negara tidak akan pernah usai selama hayat masih di kandung badan.

Pengabdian kepada negara yang didasari dengan niat tulus, ikhlas dan semangat yang tinggi adalah modal dasar bagi setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mempunyai didikasi, Profesionalisme dan loyalitas harus selalu di kedepankan tanpa ada embel embel lainnya.

Menjadi Kepala Sekolah disamping harus dapat memenejerialkan dan mengkordinasikan antar setiap guru yang ada bukan perkara yang mudah baik itu disekolah perintis maupun disekolah yang selalu menjadi barometer tingkat pendidikan masyarakat.

Bertempat di Aula Rumah makan Panorama Sabtu(03/04/21) MkKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) tingkat SMP se Indramayu mengadakan acara pelepasan 6 orang Kepala Sekolah yang memasuki massa Purna Bakti (Pensiun).

Hadir dalam acara tersebut pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu antara lain Kepala Bidang Pembinaan SMP H. Supardo SPd. MPd, Kasie Kurikulum Dr. Pendi Susanto, Kasie kepegawaian Slamet Rahpandowo SPd , Ketua. MKKS Nurismo SPd.MM dan para Kepala Sekolah.

Dalam sambutannya Kabid Supardo SPd. MPd mengatakan,” bahwa pengadian seorang Abdi Negara itu ada batasnya,terimakasih atas pengabdian, loyalitas dan Profesionalisme yang ditunjukkan selama ini dan dirinya berharaf semoga pengabdian ini bukan hanya berhenti diisini, tak lupa dirinya meminta maaf apabila ada kata kata atau perbuatan yang menyinggung perasaan bapak/ibu sekalian dirinya mohon maaf.

Sehubungan adannya surat edaran mengenai dibukanya kembali pembelajaran tatap muka di harapkan kepada seluruh kepala sekolah agar menyiapkan sarana dan prasarananya sesuai Prokes yang berlaku karena bagai manapun kita semua masih dalam masa pandemi Covid-19 jadi harapanya berprilaku yang sehat dengan cara menjaga kesehatan,”paparnya.

Sementara itu ketua MKKS Nurismo SPd..MM mengatakan,” bahwa. acara ini diadakan sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas dan kinerja yang telah ditunjukkan oleh para kepala sekolah dan sebagai sarana silaturahim ,bertukar informasi dengan para kepala sekolah yang sudah lama vakum karena pandemi ini.

Sekali lagi dirinya atas nama MKKS mengucapkan selamat berkarya ditempat baru dan mohon maaf apabila ada kata kata dan tindakan yang kurang berkenan dihati bapak/ibu sekalian,tuturnya.

Sementara itu salah satu Kepala Sekolah yang mendapatkan kesempatan sampai 4 priode kepemimpinan yaitu H. Cecep Mujamil SPd. MSi mengatakan,”bahwa sesuai dengan perundangan yang berlaku dirinya mendapat kesempatan menjabat Kepala Sekolah dan harus menempuh prosedur atau proses yang berlaku dan mengikuti test di Solo yang diadakan oleh Departemen Pendidikan Nasional apabila lolos maka mendapat kesempatan menjadi kepala sekolah misalkan tidak lolos maka kembali menjadi guru kembali sampai masa bakti habis.

Untuk tahun ini ada 5 kepala sekolah yang ikut salah satunya H.Nurismo SPd.MM, dan masalah penempatan tergantung kepada Kepala Dinas Pendidikan yang mengusulkan dimana mau ditempatkan bukan pesanan atau permintaan,”ujarnya.

Masa bakti bagi seorang ASN adalah suatu hal yang membanggakan apalagi sekolah tersebut mendapat beberapa pestasi yang membanggakan, namun semua ada batasnya dan kita harus berlapang dada memberikan kesempatan pada orang lain yang benar benar layak untuk mengelola dan memimpin, jangan kita menghalalkan segara cara untuk memuluskan keinginan kita.

Pengabdian tidak hanya saat kita menjadi ASN saja selama nafas masih berhembus dan tenaga, fikiran kita masih berdedak pengabdian pada bangsa dan negara tidak pernah mengenal ruang dan waktu!!.Wahyu Jarrak Pos Indramayu.

 

Sumber : Jarrakpos Officia
Editor : Kurnia
Pewarta : Wahyu Jarrakpos

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: