Photo/Instagram: aa.umbara

KBB, jarrakposjabar.comBeredar Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Andri Wibawa anak dari Bupati Bandung Barat Aa Umbara ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pada Proyek Bansos.

Sebelumnya, Kamis (12/11/20).
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus Pengadaan Barang Tanggap Darurat Bencana ( PBTDB) Covid-19 pada Dinas Sosial ( Dinsos) di Kabupaten Bandung Barat, di Kantor BPKP perwakilan Jabar, Jalan Jenderal Amir Machmud, Kota Bandung.

Kasus tersebut kini menyeret nama Andri Wibawa anak dari Bupati Bandung Aa Umbara yang telah ditetapkan statusnya sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap pada Proyek Bansos.

BACA JUGA: Bupati Nina Agustina Melakukan Sidak Ke Kecamatan Pasekan

Surat penetapan tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Andri Wibawa Anak dari Bupati Bandung Barat Aa Umbara. Kamis (4/3/21).

Berdasarkan informasi yang beredar
dengan dikeluarkannya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) status Andri Wibawa ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada. “Kamis (4/3/21) lalu.

Adapun, penetapan Andri Wibawa sebagai tersangka sampai saat ini belum diumumkan secara resmi oleh pimpinan KPK, kabar status Andri tersebut sudah menyebar di group whatsap terutama di group wartawan.


BACA JUGA: Ada dugaan penyelewengan dana, Ketua DPRD Garut di panggil kejaksaan Negeri.

Rapat Perdana DPRD Kab.Karawang dengan Bupati Terpilih.

Status Andri pun semakin jelas dengan  beredar Surat Perintah Penyidikan nomor : Sprin.Dik/18/Dik.00/01/02/2021,tanggal 26 Februari 2021. Ditanda tangani a.n Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi u.b Direktur Penyidikan Setyo Budiyanto.

Dalam surat tertanggal 04 Maret 2021 disebutkan telah dilakukan penyidikan perkara tindak perkara korupsi yang diduga dilakukan oleh tersangka Andri Wibawa bersama Aa Umbara Sutisna selaku Bupati Bandung Barat periode 2018-2023 dan M.Totoh Gunawan selaku pemilik PT. Jagal Dir Gantara dan CV.Sentral Sayuran Garden City.

Dari isi surat tersebut juga disebutkan Andri bersama Aa Umbara dan M Totoh diduga baik secara langsung maupun tidak langsung dengan sengaja turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan, yang pada saat dilakukan perbuatan untuk seluruh atau sebagian ditugaskan untuk mengurus terkait Pengadaan Barang Tanggap Darurat Bencana Pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat tahun 2020.

Ketiganya diduga melakukan pembantuan atau pemufakatan jahat serta melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 12 huruf i dan Pasal 15 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 dan Jo pasal 56 KUHP dengan identitas tersangka.

BACA JUGA: Namanya disebut tercantum dibursa Ketua umum DDP-PD, Ridwan Kamil jawab begini.. 

Sementara itu, status Bupati Bandung Barat sendiri dalam kasus ini belum jelas, karena dalam surat yang beredar yang ditetapkan sebagai tersangka atas nama Andri Wibawa yang disebutkan, sedangkan Bupati Bandung  Barat Aa Umbara dan Totoh Gunawan saat ini belum jelas statusnya.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri, menjelaskan, saat ini KPK masih bekerja menyelesaikan tindak lanjut laporan masyarakat terkait dugaan kasus korupsi yang melibatkan Bupati Bandung Barat tersebut.

“KPK memastikan jika sudah waktunya pihaknya akan memberikan keterangan secara publik  menyampaikan kepada masyarakat terkait hasil perkembangan penanganan kasus tersebut.” ucap Ali. (red/jmg).

Sumber Berita: Surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Editor: Deni Supriatna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here