Indramayu.Jarrakposjabar.com. Setelah di lantik oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertempat di gedung Merdeka Bandung beberapa minggu yang lalu, Bupati Indramayu Nina Agustina langsung gas Pool untuk melakukan kerja 100 hari nya.

Salah satu yang dilakukan adalah sidak ke SKPD dan kecamatan kecamatan yang berhubungan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.

Seperti Jum’at( 05-03-21) Bupati Nina setelah sidak ke kecamatan Lohbener pada pukul 10.00 WIB langsung sidak ke kecamatan Pasekan.

Pada sidak tersebut Nina didampingi oleh Tim ormas pendukung dan disambut oleh Muspika Pasekan ( Camat A.Syaffudin AS, Kapolsek Iptu Kardiah, perwakilan Koramil Sindang) , para Kasie dan staf kecamatan Pasekan.

Dalam sidak tersebut nina memberikan arahan,” agar para pegawai kecamatan  Pasekan menghargai dan tepat waktu dalam bekerja baik itu datang, istirahat maupun pulang..

Selain itu harus terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua warga Pasekan yang membutuhkan dan jangan sekali kali memungut uang di luar ketentuan yang berlaku(pungli) karena besarnya biaya sudah di atur dalam anggaran bagi mereka yang melanggar tanggung sendiri akibatnya,” tegas Nina.

Selain melihat ruang kecamatan Pasekan dalam kesempatan tersebut Camat Pasekan dan Kapolsek Pasekan mengantar Nina dan rombongan melihat hamparan tanah seluas 3000 m yang sudah diurug dengan dana swadaya masyarakat untuk di jadikan Mapolsek Pasekan yang baru dan mendapat penjelasan dari Camat dan Kapolsek Pasekan tentang asal muasal tanah tersebut.

Sidak pun diakhiri dengan berfoto bersama serta ramah tamah.

Menurut camat Pasekan dalam keterangannya setelah acara Sidak mengatakan,’ bahwa   berterima kasih atas kunjungan Bupati Nina yang telah langsung melihat kondisi kami disini, dan semoga wejangan bu Nina akan menjadi motifasi bagi seluruh staf kecamatan Pasekan untuk selalu berinovasi dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat,” paparnya.

Semoga apa yang di lakukan Bupati Nina Agustina ini bukan gebrakan sementara saja di awal awal kepemimpinannya karena pada hakekatnya pemimpin yang baik itu adalah pemimpin yang mau mendengar, melihat dan berbuat langsung terjun kebawah.

Bukan hanya menunggu laporan dari bawahan tanpa mau terjun kebawah dan yang lebih penting lagi yang harus di perbuat adalah masalah rekutmen serta penempatan ASN jangan sampai karena ingin dekat dengan tempat tinggal sehingga tidak pernah mendapat rotasi penempatan di daerah lain.

Ini yang akan menimbulkan kemalasan dalam bekerja dan menimbulkan celah “korupsi yang sudah menggurita” selamat bekerja bupati Nina jangan patah semangat dan kurangi orang orang yang tidak berkepentingan, jadilah ratu di negeri sendiri bawa rakyat sejahtera dan bermartabat. Wahyu Jarrak Pos Indramayu.

Sumber : Jarrakpos Official
Editor : Kurnia
Pewarta : Wahyu Jarrakpos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here