BeritaDaerah

Puskesmas Lohbener Membentuk Pusat Posko Siaga Banjir

Indramayu.Jarrakposjabar.com. Ditengah Pandemi sekarang ini, rupanya Allah SWT, sedang menguji ketabahan umatnya dalam menerima cobaan.

Dibeberapa daerah dalam awal bulan ini tercatat bencana tanah longsor dan banjir melanda di hampir semua wilayah di Indonesia.

Ditandai dengan curah hujan yang sangat tinggi merupakan salah satu faktor penyebab bencana ini belum lagi ulah manusia yang corok serta tidak perduli dengan alam yang telah melindungi kita.

Puskesmas Lohbener yang daerah kerjanya di desa desa yang dilalui oleh aliran sungai Cimanuk menjadi tugas rutin untuk selalu memperhatikan warganya di bidang pelayanan kesehatan.

Menurut salah satu ketua pelaksana tugas siaga banjir dr.yulis mengatakan,” bahwa jajaran puskesmas Lohbener sekarang ini selain memberikan pelayanan kepada warga masyarakat juga menjadi Posko pusat bencana banjir.

Serta selalu melakukan keliling ke posko banjir di wilayah kerja puskesmas Lohbener yang terkena dampak langsung dari bencana banjir ini, terutama daerah pinggiran aliran sungai Cimanuk yang daerahnya terendam banjir.

Untuk pemberian Vaksinisasi kepada tenaga kesehatan telah vaksin sesuai jatah sebanyak 44 nakes ternyata setelah di jalankan sekrening menjadi 34 orang kemudian di sekrening lagi 28 orang karena 6 orang ada penyakit diabetes, asma ibu hamil dan menyusui.

Jadi jumlah tenaga kesehatan yang telah di vaksin sampai saat ini berjumlah 34 orang dari 44 orang ditambah 6 orang karyawan baru,berarti ada 18 orang yang tidak memungkinkan di vaksinisasi dengan tenggang waktu 15 hari setelah penyuntikan awal.

Semoga dengan adanya vaksinisasi sebagai seorang kesehatan merasa dilindungi dan mendapat perhatian oleh pemerintah tetapi juga kita tetap tidak boleh lengah dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan.

Untuk masyarakat yang telah positiv covid dari tahun 2020 sebanyak 16 orang ini sudah termasuk 5 orang yang positif di awal tahun 2021 ini,” tegasnya.

Kita semua berharap tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam yang sedang terjadi, hal ini menjadikan bahan renungan bagi kita semua dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam jangan hanya di ambil keuntungannya saja tanpa memikirkan dampak yang terjadi di kemudian hari.

Marilah kita,berbuat untuk melestarikan alam kita dengan kemampuan yang kita miliki bukan hanya bisa mengeluh serta menghujat pemerintah saja bila bencana itu terjadi. Wahyu Jarrak Pos Indramayu.

Sumber : Jarrakposjabar
Editor : Kurnia
Pewarta : Wahyu Jarrakpos

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: