BeritaDaerah

Indramayu Melakukan Vaksinisasi Pertama Secara Simbolis

Indramayu.Jarrakposjabar.com. Bertempat di Pendopo Kabupaten Indramayu Senin(01/02/21) di adakan acara vaksinisasi Covid-19 untuk tahap pertama. Dalam kegiatan vaksinisasi yang di siarkan secara virtual serta di ikuti oleh semua dinas, intansi dan puskesmas se Indramayu.

Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Indramayu dr.Deden Koswara dan nampak hadir jajaran Dekopinda Indramayu (Plt. Bupati Indramayu Taufik Hidayat, Pimpinan DPRD Indramayu H.Saefuddin SH, Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo H , Kajari Indramayu Dauglas P.N, Dandim 0616 diwakili Ruhiyat.) , Sekda Indramayu Drs Rinto, Plt Kamenag Indramayu Drs. Rosidi, Asda 2 Drs. Jajang Sudrajat.

Dan juga Bupati terpilih Nina Agustina nampak hadir dan mereka semua siap menerima Suntikan Vaksin Covid-19 buatan Sinovak dengan dosis 0,5 Ml.

Sebelum di berikan vaksin diwajibkan untuk menuju meja1 yang bertugas mengklarivikasi data secara akurat setelah itu menuju meja 2 untuk diukur tekanan darahnya apakah sudah memenuhi standar atau belum di lanjutkan ke meja ke 3 untuk diberikan suntikan vaksin setelah itu baru di adakan observasi setelah pemberian vaksin.

Menurut Plt Bupati Indramayu H.Taufik Hidayat dalam konfensi Pers mengatakan ,” masyarakat Indramayu khususnya dan seluruh Indonesia pada umumnya tidak perlu takut untuk diberikan Vaksin karena vaksin ini berguna bukan untuk melawan covid-19 saja tetapi yang lebih penting adalah meningkatkan sistim imun ( kekebalan ) dalam tubuh kita.

Jadi tidak usah takut dengan pemberitaan yang tidak benar selama ini beredar.Pemerintah selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk melindungi rakyatnya dan vaksin ini diberikan secara gratis kepada seluruh masyarakat Indonesia serta tidak ada perbedaan tentang vaksin yang di berikan apa itu pejabat, pengusaha dan masyarakat.

Sekarang semua bisa lihat sendiri bahwa kami disini yang telah menerima vaksin tetap sehat dan prima,” tegas Taufik.Sementara itu menurut Kepala Dinas Kesehatan Indramayu dr.Deden K dalam keterangannya mengatakan,” pemberian vaksin diberikan kepada tenaga kesehatan di seluruh Indramayu yang terdiri dari 49 Puskesmas, 10 rumah sakit, 2 klinik TNI/Polri.

Dalam pelaksanaannya di bagi menjadi 2 tahap ini berkaitan dengan jadwal Piket BPJS, dalam satu hari maksinal 45 orang, untuk dosisnya ada yang 0.5 ml untuk 1 orang dan ada pula yang 1,0 ml untuk 2 orang vaksin ini buatan Sinofak untuk masyarakat diberikan pada bulan April tahap 3 dan 4 itu harus mencapai 70% dari jumlah penduduk.

Ketentuan penerima vaksin yaitu pada saat di vaksin itu sakit, usia 18 – 59 tahun, penitas,orang yang mempunyai homorogin, alto imun, ibu hamil.Untuk biaya vaksin dan akibat negatif dari vaksin di berikan secara gratis ,” tegas deden.

Mari kita bersama sama membantu program pemerintah dalam upaya memerangi covid -19 ini, pemerintah saja rela menggelontorkan uang yang tidak sedikit dalam menyehatkan warga masyarakatnya, lalu kita menolak begitu saja, pikirkan sebelum kita bertindak jangan sampai menyesal di kemudian hari.Wahyu Jarrak Pos Indramayu.

Sumber : Jarrakposjabar
Editor : Kurnia
Pewarta : Wahyu Jarrakpos

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: