WWW.BERITATERKINI.CO.ID.FORUM SILATURAHMI USTAD & DA’I INDONESIA ( FSUDI ) mengecam guyonan Ketua Umum NU yang ada dalam Video disaat kunjungan silaturahmi Kapolri Jendral Polisi L Sigit Prabowo.

FSDUI sangat menyayangkan dengan adanya STATEMEN BERNADA CANDAAN yang di ucapkan oleh tokoh Nasional Ketua Umum NU dan sekaligus yang sering dipanggil seorang ulama dari kaum Nahdiyin di mana pada saat menyampaikan statemen di muka umum didampingi dengan Kapolri dan tamu undangan lainnya.

“Kita semua mungkin terkesima serta sangat kaget begitu melihat dan ramainya statmen dari media sosial itu bahwa ucapan tersebut seorang L Sigid Prabowi ini sudah tidak asing lagi dikenal Ketua Umum PBNU bahwa menurutnya Kapolri Jendral L Sigid Prabowo adalah cabang NU baru cabang NASRANI.

MasyaAllah minzalik saya sebagai orang awam saja tau diri dan faham bahwa aqidah tidak boleh di jadikan ajang mainan ataupun candaan ini seorang tokoh besar dan Ketua Umum PBNU yang katanya seorang kiayi kharismatik malah membuat statmen demikian ???

Apa yang terjadi pada dirinya dan punya dalil apa lagi seorang alim ulama tersebut memberikan statemen adanya NU Cabang NASRANI sudah menyinggung perasaan hati dari warga NU dan khususnya umat islam yang mendengar guyonan, itu sangat mengerikan dan menyakitkan dan tidak mencontohkan sosok ulama juga sebagai Ketua Umum PBNU meskipun disampaikan dengan nada bercanda , guyonan NU CABANG NASRANI.

Namun hal itu dianggap mengerikan karena disampaikan tidak pada tempatnya … apa yang di sampaikan oleh Ketua Umum PBNU …adalah sangat menyakitkan . Apa seperti ini NU ? ” tegas MISRADI .SH.MH ,Selaku SEKRETARIS JENDERAL FORUM SILATURAHMI USTAD & DA’I INDONESIA disaat ditanyakan para Wartawan.

Memang selama ini banyak para kiai NU mulai dari almarhum Gusdur suka guyon , tetapi guyonan nya sesuai dengan tempatnya , sedangkan guyonan yang di sampaikan Kiai Said Aqil Sirad tidak pada tempatnya dan harus diluruskan .

Sebab akan menimbulkan salah persepsi, karena itu menurut MISRADI yang sering dipanggil USTAD BANGKALAN, “sosok Kiai Said Aqil harus di ingatkan dan kepada para Kiai yang mengerti tentang NU tidak boleh diam saja.

NU itu Ormas Islam yang artinya dari Nahdatul Ulama dimana dimensinya adalah Kebangkitan Ulama dan NU didirikan oleh Hadratusyeh KH Hasyim Ashari bersama sama para Kiai Khos dengan individu Pengurus dan Anggota nya keseluruhan beragama ISLAM dan jika guyonan ini di diamkan akan ada lagi nanti Guyonan NU Cabang HINDU, NU Cabang KATHOLIK, NU Cabang BUDHA, NU Cabang ALIRAN KEPERCAYAAN sebab pada prinsip dasar kita adalah ISLAM AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH.

Dan ini jelas sudah berbeda jauh lebih lanjut MISRADI juga menjadi bertanya tanya , apakah kedepan nanti akan ada Kepengurusan NU Individu dari AGAMA lain bukan dari AGAMA ISLAM ? Ataukah dalam BAHTSUL MASAIL ada dimungkinkan rujukan dengan kitab agama lain selain agama islam”

NU adalah Aswaja yang berarti Pengikut Nabi Muhamad SAW , masa ada pengikut Nabi Muhamad beragama bukan ISLAM ? ” tegas Misradi.

Dan saya sebagai Muslim yang sangat minim tentang agama hanya dapat bertanya kepada para ahli agama , para guru agama, para kiai, para ustad dan para habaib serta ulama panutan umat, kalaulah perkataan Ketua Umum Said Aqil Siradj ini dibiarkan apakah kita semua tidak BERDOSA ?” DAN MASIH PANTASKAH KITA DISEBUT PENGIKUT RASULULLAH SAW?” IMBUH Misradi.

Sumber : Redaksi
Editor : Kurnia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here