Bencana AlamBerita

Rumah Roboh Diterjang Hujan Di Pasekan

Indramayu .Jarrakposjabar.com. Hujan yang mengguyur Indramayu selama 4 hari berturut- turut selain terjadi banjir di beberapa kecamatan dan desa juga mengakibatkan salah satu rumah di blok Tiris desa Pabean Ilir, kecamatan Pasekan Indramayu satu(1) rumah roboh.

Menurut sekertaris desa (Sekdes) Pabean Ilir H.Teja di TKP (tempat kejadian perkara) menuturnya ,
“Kejadian bermula ketika hujan lebat melanda tepat pukul 20.15 Wib, rumah penduduk yang bernama Udin beserta anggota keluarganya mengalami retak dan runtuh.

Kalau di lihat dari jenis bangunannya sangat tidak layak, karena Udin mendirikan rumah di tanah bengkok desa dan hampir setiap tahun mengalami perbaikan dan rumah tersebut berdindingkan anyaman bambu dan beralaskan tanah.

Didalam rumah tersebut ada 3 kepala keluarga yang pertama Udin, yang kedua Yani ( anak Udin yang sudah berumah tangga) dan ketiga ibunda Udin yang sudah tua.

Setelah kejadian tadi pagi dikunjungi Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang beserta rombongan didampingi oleh Kapoksek Pasekan Iptu Kardiyah, Camat Pasekan A.Syaefuddin AS dan Pjs Kuwu Pabean Ilir Hariyadi.

Siang ini Camat Pasekan didampingi Pjs Kuwu Pabean Ilir, Babinmas, Babinsa dan Tagana memberikan bantuan darurat berupa, selimut, pakaian, perlengkapan alat mandi, tikar karet, tempat tidur (busa) dan makanan semua bantuan di serahkan secara simbolis oleh camat Pasekan di dampingi pihak Tagana yang mewakili Dinas Sosial Indramayu dan diterima oleh Udin sekeluarga.

Untuk selanjutnya keluarga Udin menempati rumah kosong dari salah satu tokoh masyarakat (H.Ayo) sambil rumah yang roboh dilakukan perbaikan dengan dana swasaya dari tokoh masyarakat dan pemerintah desa Pabean Ilir,” ujar H.Teja.

Yang namanya musibah atau bencana bisa terjadi dimana saja dan kapan saja, tetapi apabila kita selalu waspada maka korban jiwa dapat dihindari.

Oleh sebab itu di masa musim penghujan ini kita semua di tuntut untuk lebih waspada terhadap lingkungan tempat tinggal kita jangan sampai lengah dan yang penting lagi sistim drainase harus berjalan secara maksimal.

Jangan karena keteledoran kita saluran air berubah 100 derajat menjadi lautan sampah, selain akan menghambat jalannya air hal ini pula dapat mengundang penyakit demam berdarah dan bau yang tidak sedap.

Karena bencana alam terjadi itu didalamnya ada andil dari manusia yang mendiami lingkungan tersebut jadi dengan kata lain jangan menyalahkan alam tetapi salahkan manusia itu sendiri yang tidak mau perduli terhadap alam sekitarnya.!!!Wahyu Jarrak Pos Indramayu.

Sumber : Jarrakpos News
Editor : Kurnia
Pewarta : Wahyu Jarrakpos

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: