8 Maret 2021

Kecamatan Sindang Melantik 7 PJS Kepala Desa Menghadapi Pilkades Serentak

2 min read

Indramayu. Jarrakposjabar.com. Kecamatan Sindang melantik 7 orang Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa yang habis masa jabatannya, adapun kepala desa yang masa habis jabatannya adalah desa Sindang, Dermayu, Terusan, Kenanga, Babadan, Warantara dan Rambatan Kulon yang dilakukan pada hari Jum’at (15/01/21) bertempat di aula kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu.

Acara tersebut di hadiri oleh Danramil Sindang, Kapolsek Sindang dan Para Kuwu yang memasuki masa Purnabakti ( Warsidi, Abdul Rosid, Karto, Darpani, Hanif, Kadir dan Muchamad Juari) .

Dalam pengambilan sumpah kepada 7(tujuh ) Pjs yang masing masing untuk desa Sindang Pjs Aa.Oemar, Desa Dermayu Pjs Yoyo Siswoyo SH, Desa Babadan Pjs Mulyadi S.I.P, Desa Terusan Pjs. W.Waryadi S.I.P, Desa Werantara Pjs Sucipto, Desa Kenanga Pjs Wasdam, dan Desa Penyindangan Kulon Pjs Karyadi S.I.P.

Pengambilan sumpah dilakukan oleh Camat Sindang Drs.Ali Sukma JM. M.si di ikuti oleh 7 Pjs Kepala desa sesuai agama dan kepercayaan masing masing.

Dalam sambutannya Camat Sindang Drs.Ali Sukma JM. M.Si mengatakan bahwa tugas utama para pejabat sementara (Pjs) adalah sebagai penggerak roda pemerintahan desa agar tetap berjalan kondusif dan yang paling utama adalah dapat menyelenggarakan pemilihan kepala desa dengan aman, netral dan adil.

Karena untuk penyenggaraan Pilkades tahun ini diselenggarakan berbeda selain dalam keadaan pandemi juga nantinya di selenggarakan per TPS seperti penyenggaraan Pilkada jadi hal ini sangat rawan menimbulkan gesekan, oleh karena itu camat meminta kepada para Pjs agar dapat bersikap netral dan jangan ikut memihak kepada salah seorang kandidat,” tegasnya.

Pemilihan kepala desa serentak ini merupakan wujud dari pesta demokrasi warga masyarakat desa di mana suara masyarakat sangat menentukan untuk memilih seorang pemimpin dan jangan di kotori oleh kepentingan sesaat yaitu money politik yang biasa berjalan pada Pilkades serentak ini.

Bila hal itu terjadi berarti masyarakat desa masih belum dewasa dan cerdas dalam berpolitik. Pemimpin yang baik adalah bukan di ukur seberapa banyak dia menggelontorkan uang pada Pilkades tersebut, tetapj di ukur bagai mana dia bekerja dalam melayani masyarakatnya bukan diukur dari berapa besar materi yang dia dapat. Wahyu Jarrak Pos Indramayu

Sumber : Jarrakpos News
Editor : Kurnia
Pewarta : Wahyu Jarrakpos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *