SUMEDANG, jarrakposjabar.com-Bencana longsor di Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Dusun Bojong Kondang, korban meninggal bertambah menjadi 16 orang dan 23 masih dalam pencarian Selasa (12/1/21)

Tim Basarnas yang dibantu TNI-POLRI serta Relawan terus berupaya dalam pencarian korban yang sampai saat ini masih terdata ada sekitar 23 korban yang masih dalam proses pencarian.

Saat ini data korban yang meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang dengan data awal sebelumnya berjumlah 13 orang, Senin (11/1/21) sementara itu korban yang masih dalam pencarian berjumah 23 orang, 3 orang luka berat dan 22 orang mengalami luka ringan.”Kata Asep Taufiq Kabag Humas Setda Kabupaten Sumedang.

Asep Taufiq juga menjelaskan terkait pencarian korban longsor yang dilakukan tim Basarnas, TNI-POLRI serta relawan dihentikan sementara akibat kendala cuaca dan hal ini perlu diwaspadai apalagi dengan kondisi curah hujan ditambah masih ada retakan di atas jelas keselamatan petugas lebih diutamakan.

“Sesuai arahan yang terpenting menyelamatkan yang masih hidup”ungkapnya.

Sementara itu, ia juga menambahkan terkait data penyitas untuk zona 1 ada 143 KK/500 jiwa sedangkan zona 2 ada 92 KK/396 jiwa dan zona 3 berjumlah 32 KK/ 124 jiwa dengan total keseluruhan
1. 020 jiwa.

Untuk pengungsi dari zona 1, ini akan bertambah karna ini sangat dinamis ini terkait kondisi dilapangan dimana yang zona 1 yang akan ditarik ke SD Cipareuag itu ada sekitar 500 jiwa (143 KK) tapi untuk saat belum juga siap dan mereka masih bertahan di keluarga nya dan logistik persedian sudah disiapkan hal itu kita terus melakukan edukasi.

Sedangkan di zona 2, yang berlokasi di perumahan SBG ada sekitar 396 jiwa (92 KK) mereka tetap bertahan dirumah jika cuaca merasa aman dan ketika cuaca hujan mereka langsung berpindah keposko yang sudah disiapkan tentu hal itu terus di data oleh RT/RW setempat.

Dan terakhir untuk zona 3, yaitu korban banjir yang ada di SD Azahra 124 jiwa (32KK) dimana ini tanggap darurat nya mencakup ke wilayah Cimanggung dan Jatinangor.

Terkait kebutuhan baik pengungsi yang ada diposko maupun yang tinggal ditempat saudaranya kita terus menyiapkan kebutuhan nya dan juga untuk kesehatan mereka juga sudah ada tim dari dinas kesehatan. /deni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here