BeritaDaerah

DPD GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) Indramayu memimta Dinas Sosial (Dinsos) Indramayu Tindak E- Warung Nakal!!

Indramayu Jarrakposjabar.com. Sejumlah anggota DPD GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia)dipimpin ketua Ono Cahyono mendatangi kantor Dinas Sosial Indramayu untuk mengadukan proses pemberian dana PKH(Program Keluarga Harapan) yang nilai bantuan banyak di sunat oleh pemilik e Warung, baik dengan cara mengurang jumlah timbangan maupun menaikan harga jual satuan barang.

Pada kesempatan itu rombongan DPD GMBI didampingi Kapolsek Kota Indramayu AKP Suhendri SH dan di terima oleh kabid Hj Aminah dan Boy Billy Prima S STP beserta Staf, dalam pertemuan tersebut pihak Dinsos terlebih dahulu menerangkan alur pemberian bantuan dan siapa siapa saja yang berhak menerima serta jenis barang barang apa saja yang di terima KPM ( kelompok penerima manfaat) .

Disamping itu pula dijelaskan prosedur pengambilan bantuan ke e Warung yang telah di tunjuk dan hak dan kewajiban apa yang diterima oleh KPM tersebut”tuturnya.

Sementara itu menurut ketua GMBI Ono Cahyono meminta kepada Dinas Sosial untuk menindak e Warung yang banyak merugikan masyarakat terutama di kecamatan Kroya serta di wilayah Indramayu barat pada khususnya yang di lakukan secara masih berstruktur dan terencana apabila di ajukan secara hukum pidana bisa dikata gorikan secara syah dan menyakinkan telah memenuhi unsur tersebut, jadi bukan lagi bersifat teguran ataupun pembinaan belaka” tegasnya.

Sementara itu Kabid PKH Boy Billy Prima S STP menjawab” akan memanggil e Warung tersebut yang berbuat curang dan nanti akan dipanggil semuanya beserta kasie kesos tiap kecamatan bersama unsur terkait baik Polri maupun TNI.

Dan terima kasih atas masukan yang diberikan dan hal itu terjadi karena keterbatasan personal tenaga yang ada dan Kabid Aminah pun berharap akan terus melakukan perbaikan dari setiap program yang di jalankannya dan masalah pemecatan atau pemberhentian e warung murni wewenang BNI yang mempunyai otoritas tersebut, dan perlu di ketahui setiap tahun selalu saja ada e Warung yang diberhentikan “ujarnya.

Menurut Kapolsek Indramayu AKP Suhendri SH mengatakan lebih baik kita semua duduk bareng dan berdiskusi santai tentang hal ini, bukan merasa saling benar dan formil karena tidak ada titik temunya” sarannya.

Memang setiap program yang di gelontorkan oleh pemerintah memiliki nilai sisi plus dan minusnya, karena tidak ada yang sempurna di dunia ini, jadi dituntut setiap orang harus bisa berbuat jujur dan mengawasi program tersebut agar tepat sasaran serta tidak disalah gunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.(Wahyu Jarrak Pos Indramayu)

 

Sumber : Jarrakpos News
Editor : Kurnia
Pewarta : Wahyu Jarrakpos

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: