BeritaCovid - 19

A.Syaefuddin AS Memimpin Karyawan Kecamatan Pasekan Di SwabTest Tampa Terkecuali

Indramayu jarrak Pos. Kurang lebih 40 karyawan kecamatan Pasekan Senin (28/12/20) melakukan test Swab yang bertempat di Puskesmas Pasekan,tujuan dari dilakukan swab test ini untuk menekan penyebaran Covid -19 yang telah bermutasi dan memakan banyak korban.

Menurut Camat Pasekan A.Syaefuddin AS. Spdi MM setelah menjadi orang pertama dalam pemeriksaan Swab Test mengatakan ” Kita tidak usah takut untuk melakukan swab test ini, karena dengan kita melakukan swab test ini dapat mengetahui anti body yang di miliki oleh tubuh kita apakah mampu menghalau covid atau tidak.

Sehingga kita bisa melakukan tindakan preventif untuk mencegah penularannya, seperti kita ketahui dimasa penghujan seperti ini penyebaran virus covid -19 ini begitu cepat dan tak terlihat oleh mata kita oleh sebab itu kita tidak boleh kendor menerapkan protokol kesehatan dengan cara 3 M” tegasnya.

Sementara itu kepala Puskesmas Pasekan Hj. Warcitem S.Tr. keb.Skm MM mengatakan pemeriksaan ini bertujuan sebagai cara untuk mengetahui apakah ada karyawan yang positif terkena covid -19 ini dan hasilnya dapat diketahui 2 – 3 hari kedepan perlu diketahui petugas yang melakukan melakukan pemeriksaan ini langsung dari dinas kesehatan Indramayu.

Jadi bukan petugas puskesmas, kita hanya sebatas penyediaan tempat dan sarana saja, di harapkan dengan pemeriksaan ini angka penderita covid-19 bisa ditekan dan wilayah kecamatan Pasekan bukan zone merah lagi tetapi kembali hijau”katanya.

Perlu tindakan nyata serta kesadaran bersama dari anggota masyarakat Indonesia umumnya, masyarakat Pasekan pada umumnya dalam menerapkan protokol kesehatan secara menyeluruh demi menekan penyebaran dan jatuhnya korban lebih banyak lagi.

Bukannya mengharap covid ini terus ada demi mendapat program simultan atau bantuan yang diberikan oleh pemerintah hal itu merupakan anggapan yang salah kaprah, apa artinya bantuan yang diberikan oleh pemerintah kalau korban tetap berjatuhan tanpa mengenal usia, dan batasan lainnya.

Coba pertimbangkan andai ada keluarga kita yang menjadi korban bagai mana hancur, sedihnya perasaan kita!.(Wahyu Jarrak Pos Indramayu)

Sumber : Jarrakpos News
Editor : Kurnia
Pewarta : Wahyu Jarrakpos

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: