Berita

Duh…!! Masih Pandemi Covid-19, PNS Guru Dan Tenaga Kesehatan Malah Nyabu, Diciduk Polisi

Kuningan, Jarrakposjabar.com – Polisi menyatakan prihatin saat pandemi Covid 19 belum reda, justru malah oknum Guru PNS dan Tenaga Kesehatan di salah satu RSUD dan Manager RM terkenal di Kuningan diringkus akibat menggunakan obat haram. Hal tersebut diungkap Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik, SIK saat jumpa pers pengungkapan perkara narkotika hasil operasi antik dan non antik di Mapolres Kuningan pukul 10.00 sds (Selasa, 8/12/2020).

“ Kami mendapat informasi dari tersangka ini cukup lama menggunakan, diantara mereka pns guru, ada transaksi pembelian serta penggunaan, kemudian dari Satnarkoba Polres Kuningan terus mengintai dan menangkap pelaku. Yang ditangkap pertama oknum PNS. Lalu dikembangkan mengarah kepada PNS ahli gizi memiliki barang bukti. Tersangka pertama karyawan swasta. Mereka menggunakan kemudian salah satunya mengedarkan.” Ucap kapolres kepada awak Jarrakposjabar.com

Para Tersangka Digelandang Petugas SatNarkoba Polres Kuningan saat Jumpa Pers Di Mapolres Kuningan (Selasa, 8/12/2020)

AKBP Lukman Syafri Dandel Malik SIK, Kapolres Kuningan, menjelaskan bahwa para tersangka yaitu warga Kabupaten Kuningan. Mereka adalah ENO (35) dan DZ (41) yang berstatus PNS seorang guru SMK dan ahli gizi di salah satu rumah sakit. Dan ALW (43) karyawan swasta.

Kapolres Lukman mengungkapkan para tersangka diringkus akibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu oleh petugas Satnarkoba Polres Kuningan di halaman GOR Ewangga. Sementara pemasok narkoba masih DPO namun identitas nya sudah diketahui Polisi.

Kapolres menerangkan perihal penangkapan bermula dari laporan polisi pada 1 Desember 2020 tentang tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayahnya. Barang bukti yang diamankan dari tersangka ALW berupa satu paket sabu dengan berat kotor 0,26 gram, handphone berikut kartu SIM, sepeda motor merah nopol E 3122 YAR berikut STNK, serta bekas bungkus rokok. Sementara dari tersangka ENO berhasil diamankan gadget dan kartu SIM. Sedangkan barang bukti dari tersangka DZ adalah gadget warna biru beserta kartu SIM.

Barang Bukti yang berhasil diamankan polisi dari tersangka

Pasal 114 dan Pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba siap menjerat para tersangka. Dengan Ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

“ Telah terjadi tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu oleh tersangka di depan GOR Ewangga Kuningan. Pengakuan ALW, sabu dibeli secara patungan seharga Rp. 800.000 bersama dua tersangka lainnya. Ketiga tersangka dengan barang bukti digelandang ke Polres Kuningan sidik dan lidik lebih lanjut ” Tutur Kapolres. (agh@n)

Editor : LIe.

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: